Glamping De Loano, Perkemahan dengan Tenda Mewah Berlokasi 13 Km dari Candi Borobudur

TRIBUNNEWS.COM (22/02/2019) | Perum Perhutani bekerja sama dengan Badan Otoritas Borobudur (BOB) membuka obyek wisata baru yang berlokasi di Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.

“Ekowisata merupakan salah satu fokus Perhutani untuk dikembangkan. Kerjasama pengembangan De Loano ini adalah salah satu upaya kami dalam rangka pengembangan ekoturisme di Perhutani dan pariwisata Indonesia secara umum,” kata Direktur Utama Perum Perhutani, Denaldy M Mauna sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Selasa (19/2/2019).

Obyek wisata dengan nama De Loano ini menghadirkan glamping atau kemah dengan fasilitas lengkap yang berada di kasawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Loano, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan atau secara administrasi di Desa Sedayu.

Terdapat 11 tenda ekslusif di hutan pinus dengan lahan 309 hektar.

Sepuluh tenda khusus untuk tamu menginap dan satu tenda difungsikan sebagai mushola.

De Loano berjarak 13 kilometer dari Candi Borobudur, Magelang.

Dapat ditempuh sekitar setengah jam berkendara.

“De Loano merupakan hasil sinergi dalam bentuk kerjasama usaha antara Badan Otoritas Borobudur dan Perhutani. Ke depan harapannya lokasi ini dapat menjadi contoh lokasi wisata dengan konsep Glamping di Indonesia” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya dalam siaran pers.

Saat ini Perhutani tengah mengembangkan bidang ekowisata di antaranya membuka kurang lebih 641 objek wisata hutan, serta dalam meningkatkan pelayanan di bidang wisata, Perhutani juga telah meluncurkan standar pengelolaan objek wisata dengan nama Canopy.

Saat ini Perhutani tengah mengembangkan bidang ekowisata diantaranya membuka kurang lebih 641 objek wisata hutan, serta dalam meningkatkan pelayanan di bidang wisata, Perhutani juga telah meluncurkan standar pengelolaan obyek wisata dengan nama Canopy.

 

Sumber : tribunnews.com

Tanggal : 22 Februari 2019