‘Heritage Akar Langit’ Wisata Baru Perhutani Tuban

TUBAN, PERHUTANI (26/02/2019) | Objek wisata baru yang diberi nama ‘Heritage Akar Langit’  yang memiliki daya tarik adanya pohon unik dengan ciri khas pada bentuk batang dan dahan seperti anyaman rotan yang tumbuh tinggi dan besar, berlokasi di kawasan hutan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tuban tepatnya di petak 35c1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lembor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jompong masuk wilayah administratif Dusun Wide Desa Sendangharjo Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Keunikan pohon ini oleh masyarakat sekitar diberi nama pohon Trinil, dan ada juga yang menyebutnya dengan pohon Harry Potter, karena akarnya yang melilit hingga menjuntai keatas dan mirip dengan pohon pohon yang ada di dalam film animasi Harry Potter. Tempat ini menjadi viral setelah gambarnya di upload di media sosial oleh seorang warga sekitar.

“Tanpa sengaja ada warga yang mengambil gambar diantara pohon yang akarnya menjuntai tersebut dan di upload ke media sosial, sejak pohon tersebut viral banyak warga dari luar Desa sini yang mendatangi tempat itu”, ujar Kepala Desa Sendangharjo Ahmad Kirom saat ditemui di lokasi Sabtu (23/2) lalu.

“Karena tempat tersebut berada di kawasan hutan Perhutani maka pihak Desa melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Lestari Desa Sendangharjo menjalin kerjasama dengan Perhutani dan langsung diatur segala sesuatunya supaya tempat wisata tersebut dapat dinikmati masyarakat tanpa harus merusak ekosistem alam”, tambahnya.

Kini wisata rintisan itu sudah menjadi salah satu tempat favorit bagi wisatawan lokal, pada akhir pekan pengunjungnya  mencapai 1.500 orang. Bahkan tempat ini kini menjadi tempat wisata edukatif bagi siswa siswi dari berbagai sekolah. Menurut Ahmad Kirom LMDH sangat berperan aktif dalam pembangunan sarana prasana untuk meningkatkan potensi wisata di daerah tersebut, “Denagan adanya wisata rintisan ini harapannya warga di sekitar dapat terbantu perekomiannya dan lebih menyadari untuk menjaga kelestarian hutan,” tutupnya.

Sementara itu ditempat terpisah Administratur Perum Perhutani KPH Tuban Tulus Budiyanto menyampaikan pihaknya berusaha membenahi lokasi tersebut dengan menambah berbagai sarana dan prasarana, dan terus bersinergi dengan pemerintah desa setempat supaya lokasi tersebut cepat berkembang sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Jika pertumbuhan ekonominya meningkat maka akan ada kesejahteraan bagi masyarakat, dengan adanya tempat wisata ini, kini masyarakat sekitar banyak yang memulai usaha baru seperti membuka warung, menjual bunga, souvenir, parkir dan lain-lain,”  imbuhnya. (Kom-PHT/Tbn/Yuli)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019