Hindari Resiko Cuaca Ekstrim, Perhutani Tutup Sementara Jalur Pendakian

BANDUNG UTARA, PERHUTANI (06/03/2019) | Karena curah hujan yang tinggi, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara menutup sementara semua jalur pendakian di Gunung Burangrang, Gunung Manglayang Barat, Bukit Palasari, Bukit Tunggul dan Gunung Tangkuban Perahu yang semuanya berada di kawasan Hutan Bandung Utara. Hal ini sebagai antisipasi jatuhnya korban akibat cuaca ekstrim.

Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Komarudin mengatakan semua jalur pendakian ditutup sementara sampai cuaca benar-benar aman, Sebab curah hujan yang tinggi dikhawatirkan berpontensi menimbulkan bahaya seperti tanah longsor, banjir bandang, petir, pohon tumbang maupun hiportemia akibat udara dingin.

“Kepada para pendaki kami himbau untuk merubah ulang jadwal pendakiannya,” katanya, Rabu (6/3).

Komarudin menuturkan untuk mengantisipasi pendaki liar tanpa izin yang masuk lewat jalur tidak resmi, pihaknya sudah memasang sejumlah papan larangan. Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dan mensosialisasikan hal ini ke berbagai pihak, diantaranya Polsek, Koramil, jajaran Muspika serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

“Sementara untuk di lapangan kami rutin setiap hari berpatroli. Meskipun tentu tidak mungkin terjangkau semua mengingat keterbatasan jumlah petugas, sedangkan area hutan sangat luas”, terangnya. (Kom-PHT/Bdu/Ren)

Editor : Ywn

Copyright©2019