Perhutani Ajak Anak Usia Dini Belajar Menanam di Persemaian Mojokerto

MOJOKERTO, PERHUTANI (07/03/2019) | Sebanyak 40 orang siswa dari Taman Kanak-kanak (TK) Muslimah dan TK Nusa Indah, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang mengunjungi lokasi persemaian Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tapen, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto, Rabu (6/3).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang program peningkatan kesadaran kelestarian hutan melalui pembelajaran adiwiyata di dalam dan atau di luar kelas yang telah ditandatangani antara TK Nusa Indah dengan Perhutani, Senin (4/3) lalu. Dalam kunjungan kali ini, para peserta didik diajarkan cara menyemaikan benih dan bagaimana proses pengisian polybag dengan media tanah sampai open area hingga bibit siap tanam.

Administratur Perhutani KPH Mojokerto, Suratno, di tempat terpisah menyampaikan bahwa mengenalkan pendidikan lingkungan kepada anak harus dilakukan sedini mungkin. Jika ini dilakukan, besar harapan kelak anak dapat menjadi manusia yang peduli pada lingkungan.

“Saya sangat senang ada program sekolah tentang pengenalan lingkungan hutan, kegiatan ini bisa untuk membangun karakter anak, sehingga kelak mereka punya kepedulian terhadap lingkungan khususnya kelestarian hutan”, ujarnya.

Guru pendamping dari TK Nusa Indah, Dina Yuanita, sangat berterimakasih kepada Perhutani. Menurutnya kegiatan pembelajaran di luar sekolah seperti ini dapat menstimulasi atau merangsang anak tumbuh dan berkembang dengan optimal, karena usia mereka dikenal sebagai masa pra sekolah, dimana pada masa ini otak lebih mudah menyerap berbagai informasi, baik yang dilihat, didengar, atau dirasakan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kecintaan anak-anak pada lingkungan. (Kom-PHT/Mjk/Umi)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019