Perhutani Ciamis, Forkopimcam dan LMDH Adakan Road Show Penguatan Kelembagaan

CIAMIS, PERHUTANI (15/02/19) | Kolaborasi paguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se-Kabupaten Ciamis,  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panjalu Kabupaten Ciamis adakan road show dalam rangka penguatan kelembagaan LMDH, bertempat di kantor Desa Mandalare Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, Jumat (15/02).

Administratur Perum Perhutani KPH Ciamis Agus Mashudi  menyampaikan luas Pulau Jawa adalah 20% dari Luas Indonesia dan menampung 60% dari jumlah penduduk Indonesia sehingga tekanan terhadap hutan sangat besar, sementara luas hutannya hanya 20% dari luas Pulau Jawa.  “Sedangkan untuk struktur hutan di Gunung Sawal terdiri dari hutan Konservasi yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),  hutan Lindung dan hutan Produksi yang di kelola Perhutani.

Agus juga menyampaikan bahwa hutan yang dikelola Perum Perhutani masyarakat dapat mengakses kegiatan sesuai dengan Undang-Undang No 41 tahun 1999, sejalan dengan program pemerintah mengenai Perhutanan Sosial melalui P.83, maka seluruh LMDH harus melakukan penguatan dengan membenahi organisasinya dan melakukan perencanaan partisipatif sehinga kedepan dapat menawarkan rencana dimaksud kepada intansi terkait untuk mengakses bantuan teknik modal dan pemasaran.

“Dengan adanya kegiatan  ini diharapkan pengelolaan hutan secara lestari dapat terwujud dan Perhutani bisa menjalankan amanah sebaik-baiknya, karena didukung oleh multi pihak. “Perhutani dalam mengelola hutan di Pulau Jawa tidak terlepas dari  tiga fungsi yaitu fungsi ekologi, ekonomi dan sosial,” ujar Agus.

Sebagai perwakilan dari Forkopimcam Danramil Panjalu Cecep Cahyana mengatakan kami sangat berkepentingan dengan pemanfaatan hutan terutama berkaitan dengan keamanan teritorial, khususnya di wilayah Gunung Sawal. Kewajiban hutan lestari merupakan tanggung jawab kita semua. “Pentingnya keberadaan hutan yang dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat maka pengelolaan hutan harus dilakukan bersama-sama dalam merawat dan menjaganya serta mengapresiasi Perhutani yang membuka peluang untuk bekerjasama dalam pemanfaatan hutan “, pungkasnya. (Kom-PHT/Cms/Bun)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019