Perhutani Evaluasi Kerjasama Agroforestry Tebu di Saradan

SARADAN, PERHUTANI (05/03/2019) |  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan bersama PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) XI,  PT.Wahyu Daya Mandiri (WDM) dan PT. Kebun Tebu Mas (KTM) melakukan rapat bersama untuk mengevaluasi kerjasama penanaman tebu di Aula Kantor Perhutani KPH Saradan, Senin (4/3).

Pertemuan tersebut khusus mengevaluasi secara menyeluruh (komprehensif) kawasan hutan pada petak-petak yang telah dilakukan penanaman sesuai data rencana penyelesaian tanaman tebu melalui perjanjian kerjasama sehingga mendapat gambaran permasalahan serta kendala yang terjadi dilapangan.

Kepala Divisi Agroforestry & Ecotourism Daniel Budi Cahyono menyampaikan, agroforestry tebu ini merupakan mandatory dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang harus laksanakan. “Jadi kita harus melaksanakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan prosedur yang berlaku”, ujarnya. Menurut dia kegiatan ini juga dalam rangka untuk mendukung  program ketahanan pangan.

Sementara itu Administratur KPH Saradan Noor Rochman dalam paparannya mengatakan di wilayah Perhutani KPH Saradan luas lahan yang digunakan untuk kerjasama Agroforestry Tebu seluas 159,677 ha yang berada di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rejuno seluas 154,191 ha dan di BKPH Notopuro seluas 5,486 ha. “Dengan adanya kerjasama Agroforestry tebu ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan non kayu dengan prinsip saling menguntungkan”, ujarnya.

Ditempat yang sama Menejer Operasional PT WDM Teguh Wicaksono menyampaikan, “Kami sebagai mitra Perhutani akan mendukung sepenuhnya semua kebijakan dan ketentuan-ketentuan yang berlaku agar kerjasama ini bisa berjalan lancar.”ucapnya.

Dari hasil evaluasi tersebut diperoleh beberapa pertimbangan yang harus dilakukan bersama yakni pertama wajib melaporkan pelaksanaan kerjasama ini kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sebagaimana amanat dalam surat persetujuan kerjasama dari Menteri LHK dan melakukan monitoring evaluasi untuk memperoleh kemajuan terbaru dari kegiatan tersebut.

Dari data pengelolaan tanaman tebu antara Perum Perhutani dengan Mitra di wilayah Divisi Regional Jawa Timur secara keseluruhan mencapai seluas 11.197,51 ha. Dengan rincian yang dikerjasamakan dengan PTPN X seluas 5.661,50 ha, PTPN XI seluas 1,834,40 ha, PT. WDM seluas 2.692,63 ha dan PT. KTM seluas 1.009,00 ha. Sementara rencana dalam tahun 2019 ini juga akan ada tambahan luas kerjasama pengembangan tanaman tebu di wilayah kerja Perhutani KPH Saradan oleh PTPN XI seluas 775,3 ha  untuk PG Rejosari seluas 286 ha, sedang untuk PG Pagotan seluas 309,9 ha dan PT. WDM seluas 179,40 ha. (Komp-PHT/Srd/Swn)

Editor : Ywn

Copyright©2019