Perhutani Menyampaikan Materi Wisata Pada Sesi Kuliah Umum SITH di ITB

BANDUNG, PERHUTANI (28/02/2019) | Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, diwakili General Manager Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Ecotourism, Wismo Trikancono memaparkan Manajemen Strategi Dalam Pengelolaan Objek Wisata Perum Perhutani pada acara sesi kuliah umum Biomanajemen Sekolah Ilmu & Teknologi Hayati (SITH) Institut Teknologi Bandung(ITB) di Ruang Seminar SITH lantai 3 Laboratorium Teknik XI Bandung pada Kamis (28/02).

Acara Kuliah Umum SITH ITB diinisiasi oleh pakar-pakar ITB yang bertujuan untuk memulai fokus pembahasan terhadap isue-isue pembangunan berkelanjutan dalam Program Studi Pengelolaan dan Pelestarian Sumberdaya Hayati, sejalan dengan Proses pada tahun 2008 dirubah menjadi Program Studi S2 Biomanajemen yang penekanannya adalah pemanfaatan sumberdaya hayati dan lingkungan hidup atau ekosistem secara lestari dengan pendekatan bisnis yang berkelanjutan, belajar tentang ilmu kehutanan, perkebunan, pertanian, bioindustry sampai dengan pengelolaan kawasan.

Dimulai pada tahun 2018, Ekowisata Berkelanjutan dibuka sebagai kurikulum baru dan sebagai mata kuliah pilihan untuk mahasiswa SITH. Kuliah Umum Ekowisata Berkelanjutan ini juga dibuka juga untuk masyarakat umum.

Dalam paparannya Wismo Trikancono menjelaskan tentang strategi rasional, analisis situasi, sekilas tentang ecotourism, prinsip ecotourism, strategi pengembangan (meliputi atraksi, aksesibilitas, sumberdaya manusia, masyarakat, industri, branding, advertising, selling) dan sedikit gambaran tentang destinasi wisata alam yang dikelola Perhutani.

Dalam pembangunan dan pengembangan wisata, Perhutani tetap mengedepankan keberpihakan kepada lingkungan dan masyarakat.

Ketua Kelompok Keahlian Manajemen Sumberdaya Hayati SITH ITB, Yooce Yustiana mengatakan bahwa Kuliah Umum SITH ITB diselenggarakan tiap bulan, dengan menghadirkan Direktur Jenderal instansi pemerintahan, praktisi, dan undangan lainnya disesuaikan dengan keilmuan dan keahlian yang disampaikan kepada mahasiswa untuk memotivasi dan menambah pemahaman mahasiswa tentang bagaimana aplikasi ilmu diterapkan di lapangan. (Kom-PHT/Divre Janten/AT)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019