Perhutani Gandeng ITB Beri Pelatihan GPS untuk Karyawan

TASIKMALAYA, PERHUTANI (24/04/2019) | Dalam upaya meningkatkan kemampuan karyawan khususnya di bidang perpetaan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya menggandeng tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam pelatihan penggunaan Global Positioning System (GPS), Rabu (24/04).

Global Positioning System (GPS) merupakan sistem navigasi untuk menentukan posisi suatu titik di permukaan bumi dengan menggunakan bantuan sistem satelit, dapat dipergunakan untuk kegiatan inventarisasi & monitoring, delinasi kawasan hutan, pemetaan kawasan hutan, perencanaan hutan, penanaman, analisis perubahan fungsi dan tutupan lahan. Pelatihan ini diikuti oleh 40 orang Mandor dimana para peserta diberikan materi dan praktek lapangan di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Urug, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Singaparna.

Administratur Perhutani Tasikmalaya Benny Suko Triatmoko menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang baik dengan pihak ITB. Ia berharap petugas lapangan dapat menerapkan ilmu pengetahuan tentang GPS yang sudah diberikan sehingga pekerjaan berjalan dengan baik.

“Saya harap mulai sekarang pemancangan batas harus diketahui koordinatnya secara tepat dan akurat sehingga posisinya di lapangan sesuai dengan peta. Sekarang jamannya teknologi yang tidak lepas dari aturan-aturan, sehingga seluruh kegiatan harus terdokumentasi dan terupdate,” pungkas Benny.

Perwakilan dari kampus ITB Nurohman mengatakan maksud dan tujuan pelatihan adalah memberikan pengetahuan tentang GPS dan teknik pengambilan data spasial dilapangan dan melakukan proses pengolahan data spasial  sehingga siap menjadi input data dari Sistem Informasi Geograpis (SIG) melalui proses pengolahan data lapangan dalam perangkat lunak.

“Teknik  pengambilan data spasial di lapangan terdiri dari pengambilan data spasial menggunakan perangkat GPS, dan handphone (HP) berbasis andorid. Pengambilan data spasial dengan perangkat GPS sangat disarankan daripada HP, karena GPS merupakan perangkat khusus yang didesain untuk melakukan pengambilan data spasial di lapangan,” jelasnya. (Kom-PHT/Tsk/AH)

 

Editor : Ywn
Copyright©2019