Menyaksikan Keindahan Kawah Putih dari “skywalk”

PIKIRAN RAKYAT (24/06/2019) | Keindahan alam bisa semakin dinikmati ketika memandang dalam cakupan panorama yang luas alias panoramic view. Sejauh mata memandang, takjub adalah rasa yang muncul karena bisa melihat keindahan alam lebih luas dan memuaskan.

Wisata alam memang menjadi salah satu pilihan wisata yang semakin digemari ketika hari libur tiba. Kawasan bandung raya tentu punya banyak pilihan wisata alam yag bisa memuaskan wisatawan dengan keindahannya yang alami.

Ke arah selatan bandung, tentu kawasan ciwidey atau rancabali dikabupaten bandung yang menjadi primadona destinasi wisata. Ada tujuan wisata alam yang masih alami ataupun sudah diberikan sentuhan modernisasi.

Salah satu wisata alam yang cukup alami adalah kawah putih. Sesuai namanya, kawahnya memang didominasi warna putih agak kehijauhan. Akan tetapi, warnanya bisa sedikit berubah bergantung pada kandungan belerang, suhu udara, hingga cuaca. Tanah dan bebatuan disekitarnya pun berwarna serba putih.

Kawah putih sebenarnya danau yang terbentuk akibat dan letusan gunung patuha yang terletak di ciwidey. Kabupaten Bandung berjarak 50 kilometer arah selatan kota bandung.

Kawah putih telah menjadi tempat wisata sejak 1996. Sampai sekarang, kondisi kawah masih serbaalami, dihiasi dekorasi alami berupa pepohonan cantigi dengan ranting rantingnya yang kering tetapi sebenarnya pohon itu masih hidup. Meski usianya sudah cukup lama, kawasan wisata ini terus dikembangkan dengan sejumlah fasilitas baru tanpa merusak alam. Salah satunya adalah skywalk cantigi 1 sepanjang 150 meter yang dibuat pada 2018. Yang terbaru cantigi 2 selesai pada 2019 dengan panjang 500 meter.

Melalui skywalk yang membentang di atas pepohonan cantigi kita bisa melihat keindahan kawah putih dalam cakupan pandang yang lebih luas. Pandangan bukan hanya terpusat pada kawah yang terbentuk dari letusan gunung patuha, tetapi juga pegunungan disekitarnya yang terpahat secara alami.

Menurut Deddy Heryana, supervisor pemasaran dan humas kawah putih, skywalk bukan hanya fasilitas yang bangun untuk memuaskan pemandangan wisatawan. Akan tetapi, fasilitas itu dibuat supaya wisatawan tidak menumpuk di area kawah.

“saat peak season seperti libur lebaran jumlah pengunjung mencapai 4.000-5.000 perhari. Kemarin , puncaknya saat H+2 Lebaran ada 10.000 lebih dan H+3 ada 9.700 an pengunjung. Semua kan harus diurai jadi, ada yang dipusat kawah, dermaga,skywalk,bisa juga wisata berkuda di area plaza diparkiran.” Tuturnya.

Penambahan fasilitas

Deddy mengungkapkan, penambahan fasilitas di kawah putih memang rencananya dilakukan setiap tahun. Fasilitas baru dimulai tahun 2017 ketika dibangun dermaga ponton yang panjangnya 50 meter dermaga tersebut mengapung sehingga bisa terus mengikuti tinggi permukaan air. Tujuannya agar bisa membawa wisatawan keteluk di tengah kawah untuk berfoto dan menikmati indahnya kawah dengan kandungan sulfur yang tinggi itu. Menurut Iyus Suhendar. Supervisor maintenance dan sarpra kawah putih, skywalk itu pun dibangun dengan rangkaian bambu yang terjalin kuat dengan tambang yang spesifikasinya dipakai untuk kapal laut. Sebagai penguat dan juga estetika, digunakan tambang dari pohon aren yang ada di setiap saung yang dibangun.

Menikmati Matahari Terbit

Bukan hanya fasilitas yang terus diperbarui dikawah putih. Supervisor pemasaran dari humas kawah putih, Deddy Heryana menjelaskan bahwa kawasan itu juga menyajikan sensasi wisata yang baru. Pengunjung dapat menikmati indahnya matahari terbit. Sensasi itu merupakan wisata minat khusus yang memang bisa dilayani dengan pembuatan janji sebelumnya.

Keindahan matahari terbit bisa kita saksikan dari puncak sunan ibu. Ada alur khusus mobil sampai dibawah gunung. Setelah itu, pengunjung melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke puncak sejauh 150 meter dengan undakan yang menyerupai tangga.

“biasanya, wisatawan datang pagi pagi kalau mau wisata sunrise. Itu pun harus booking dulu supaya ada petugas yang ditugasi khusus utuk menjaga.” Ucapnya

Selain sunan ibu ada juga puncak sunan rama. Namun, area itu belum dibuka untuk kunjungan umum jalur untuk menempuh ke puncak pun masih sangat alami sehingga kita harus melakukan pendakian menuju kepuncaknya. Kawah putih merupakan kawasan wisata yang dikelola KBM Ecotourism perum perhutani divre jawa barat. Selain Kawah Putih, di area itu ada juga Patuha Resort, Taman Wisata Alam Cimanggu, dan Kampung Cai Rancaupas.

Bila berwisata dengan keluarga dan anak anak tentu yang disebutkan terakhir bisa menjadi lokasi hiburan yang menyenangkan bagi mereka, selain areanya masih alami, ada fasilitas hiburan yang disukai anak-anak.

Salah satunya, area penangkaran rusa yang sudah jinak. Rusa-rusa itu bisa diberi makan dari dekat. Ada pula area permainan outbound dan kolam renang.

Nah hiburan sekolah sudah tiba. Menikmati wisata alam yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan pasti sangat menyenangkan dan menyegarkan

Selamat menikmati panorama alam yang indah!

Sumber : Pikiran Rakyat, hal. 2

Tanggal : 24 Juni 2019