Perhutani dan Bupati Bandung Barat Tandatangani Nota Kesepahaman Wisata

BANDUNG UTARA, PERHUTANI (20/06/2019) | Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara Komarudin dan Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara melakukan penandatanganan nota kesepahaman pengembangan 10 destinasi wisata Kabupaten Bandung Barat (KBB) di luar kawasan Lembang dalam peringatan hari jadi ke-12 Kabupaten Bandung Barat di Plasa Mekarsari, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat, Ngamprah, Rabu (19/6).

Komarudin menyatakan Perhutani KPH Bandung Utara mengelola kawasan hutan seluas 20.560 hektar, yang 10 ribu hektar diantaranya berada di wilayah administratif Kabupaten Bandung Barat. Untuk itulah perlu adanya kesepahaman dan sinergitas dalam pengembangan wisata alam antara Perhutani KPH Bandung Utara dengan pemerintah Kabupaten Bandung Barat .

Ia menyebutkan, wisata yang disiapkan oleh Perhutani KPH Bandung Utara dalam rangka mendukung wacana tersebut adalah beberapa lokasi wisata alam di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cikalong Wetan dan RPH Burangrang Selatan. Lokasi yang perlu dikembangkan bersama diantaranya Sendang Geulis Kahuripan, Tebing Keraton, Bukit Senyum, dan kawasan Burangrang Selatan .

“Kami harap dengan sinergitas ini bisa membuka akses pengembangan wisata baik berupa sarana jalan, investor, permodalan dan pemasaran. Senada dengan Pak Bupati KBB, saya yakin apabila wisata alam di wilayah tersebut akan meningkatkan kontribusi pendapatan untuk semua pihak. Baik itu pemerintah KBB, Perhutani KPH Bandung Utara, masyarakat maupun insvestor.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara menuturkan 10 destinasi wisata tersebut tidak dipusatkan di Lembang, melainkan di Cikalongwetan, Cipeundeuy, Rongga, Gununghalu, Sindangkerta, Cililin dan Cipongkor.

“Destinasi wisata yang akan dikembangkan itu berada di lahan Perhutani, PTPN VIII, dan pemerintah desa,” sebutnya.

Ia menerangkan pengembangan 10 destinasi tersebut akan berdampak besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengembangan destinasi wisata inipun diyakini akan memiliki efek ganda. (Kom-PHT/Bdu/Ren)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019