Perhutani Saradan Hadiri Audensi Forum CSR Bersama Pemkab Madiun

SARADAN, PERHUTANI (09/07/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan menghadiri audensi anggota forum Corporate Social Renponcibilty (CSR) yang diikuti segenap perusahaan BUMN dan BUMD  se-wilayah Kabupaten Madiun bertempat di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun, Selasa (8/7).

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, satuan kerja SKPD terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BUMD serta perusahaan swasta se-wilayah Kabupaten Madiun, diantaranya Perum Perhutani KPH Saradan, PT Telkom, PT PLN, PT KAI Daop VIII Madiun, PT INKA, PT Rejo Agung, PT Pos Indonesia, PT Pertamina, PT Taspen, PT Pegadaian, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank BRI, BPR Artha Kencana dan lain-lain.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menampung perusahaan yang mempunyai program CSR untuk bisa dilaksanakan bersamaan dengan program pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan jika audensi anggota forum CSR ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia dengan mensinergikan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Madiun dengan program pembangunan yang dibiayai oleh dana CSR dari perusahaan yang ada di Kabupaten Madiun agar berjalan tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.

Sementara itu di tempat terpisah Administratur Perhutani KPH Saradan Noor Rochman mengatakan, “Perhutani selalu mendukung pelaksanaan program CSR, karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam peningkatan pembangunan baik bantuan untuk fisik pembangunan sarana jalan, jembatan maupun bantuan untuk program pendidikan,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya pada tahun 2018 lalu telah memberikan bantuan sebesar 80 juta untuk modal usaha Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rukun Makmur dan LMDH Jati Makmur, selain  itu juga diberikan santunan kepada anak yatim sebesar Rp 20 juta yang dibagi kepada 100 anak.

“Tahun 2019 ini, Perhutani juga memberikan bantuan bencana banjir di Kabupaten Madiun sebesar Rp 15 juta, dana program pendidikan sebesar Rp 93 juta untuk pembangunan sekolah TK Tunas Rimba II di Desa Notopuro Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun,” lanjut Norr Rochman. (Kom-PHT/Srd/Swn)

Editor : Ywn

Copyright©2019