Perhutani Sukabumi Bersama Stakeholder Gelar Apel Siaga Dalkarhutla 2019

SUKABUMI, PERHUTANI  (30/07/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sukabumi bersama stakeholder yang terdiri dari Dinas Kebakaran Kabupaten Sukabumi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menggelar apel siaga Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla), Senin (29/07), bertempat di wisata Goa Buni Ayu Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ciguha, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Cikawung.

Acara dihadiri Administratur KPH Sukabumi Agus Yulianto beserta jajaran, Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi Dudung. Kepala Bidang Pelatihan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Sukabumi Deni Mulyadi, Kepala Desa Kertaangsana Agus Sudrajat, dengan peserta dari anggota Polisi Hutan, Polisi Teritorial (Polter), Satuan Petugas Pemadam Kebakaran (Satgasdamkar) dari masyarakat, serta undangan lainnya.

Selain pelaksanaan apel, acara tersebut juga diisi dengan pembekalan dan pelatihan kepada para petugas lapangan dari beberapa narasumber dengan pemberian materi baik teori maupun praktek tentang antisipasi dan pengendalian bahaya kebakaran.

Administratur Perhutani KPH Sukabumi, Agus Yulianto dalam kesempatan tersebut menyampaikan apel siaga Dalkar dilaksanakan untuk membangun kesiagaan jajaran Perhutani dalam pelaksanaan antisipasi dan pengendalian bahaya kebakaran di KPH Sukabumi.

‘’Apel siaga Dalkar ini dilaksanakan untuk membangun kesiapsiagaan jajaran Perhutani Sukabumi dalam pelaksanaan antisipasi dan pengendalian kebakaran serta sebagai upaya membangun sinergi bersama instansi terkait dan masyarakat dalam penanggulangan bahaya kebakaran di kawasan hutan KPH Sukabumi,” ujar Agus.

Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Dudung yang dalam kesempatan tersebut menjadi narasumber menyambut baik pelaksanaan apel siaga Dalkar yang dilaksanakan Perhutani. Ia mengatakan secara umum situasi saat ini sudah masuk musim kemarau tapi belum masuk batas kekeringan karena beberapa tempat masih turun hujan. Ia berharap agar semua pihak siap dan siaga terhadap bencana yang mungkin saja menimpa seperti bahaya kebakaran, kekeringan dan bahaya lainnya.

“Dengan adanya kesiapan dan kesiagaan dari petugas serta adanya komunikasi yang baik dari semua pihak kita berharap tidak ada lagi bahaya kebakaran yang tidak terkendali, “ ujar Dudung. (Kom-PHT/Skb/Tfk)

Editor : Ywn

Copyright©2019