Cegah Karhutla, Polres Ponorogo Lakukan Koordinasi dengan Perhutani

LAWU DS, PERHUTANI (17/8/2019) | Kepolisian Resor Ponorogo melakukan sosialisasi dengan mengadakan gelar rapat koordinasi guna pencegahan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Kabupaten Ponorogo yang dilaksanakan di Aula Polresta Ponorogo. Jumat (16/8).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds, KPH Madiun, Komando Distrik Militer (Kodim) Ponorogo , segenap Komando Rayon Militer (Koramil), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo dan elemen masyarakat wilayah Ponorogo.

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Ponorogo AKBP Radiant mengatakan pihaknya melaksanakan koordinasi dengan Perhutani karena di wilayah Kabupaten Ponorogo banyak terdapat kawasan perbukitan dan hutan yang mungkin saja sewaktu-waktu dapat terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Oleh karen itu, Polres Ponorogo mengajak segenap Stakeholder untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan atau preventif dengan memberikan himbauan kepada masyarakat yang memiliki lahan di wilayah hutan untuk tidak membakar sampah maupun benda lain di sekitar lokasi hutan,” ujarnya.

Dia juga mengajak untuk bersama-sama melaksanakan patroli di wilayah hutan milik Perhutani Lawu Ds dan KPH Madiun. “Dalam waktu dekat akan diadakan apel Karhutla, saya menghimbau kepada masyarakat, barang siapa bisa menangkap pelaku pembakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ponorogo maka akan diberikan reward,” katanya.

Administratur Perhutani KPH Lawu Ds., Asep Dedi Mulyadi mengaku pihaknya sangat berterimakasih dan sangat mendukung langkah-langkah Polres Ponorogo dalam menghadapi musim kemarau yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. “Perhutani akan bersinergi dengan semua pihak dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah kawasan hutan,” ujar Asep.

Sementara itu Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah Ponorogo Imam Basori dalam sambutanya mengatakan jika bencana itu bukan tanggung jawab perorangan atau instansi saja, akan tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama.

“Maka mari kita selalu menjaga hutan dan lahan jangan sampai terjadi kebakaran yang akan mengakibatkan kerugian bersama, terutama menyebabkan polusi udara,” pungkasnya. (Kom-PHT/Lwuds/Eko)

Editor : Ywn

Copyright©2019