Direktur Perhutani Bersama Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Glamping DeLoano

KEDU SELATAN, PERHUTANI (23/8/2019) | Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Perum Perhutani, Bambang Catur Wahyudi dan Direktur Badan Otoritas Borobudur (BOB) Indah Juanita mendampingi Menteri Pariwisata, Arief Yahyameninjau lokasi serta memastikan rencana pengembangan wisata Glamourus Camping atau Glamping De Loano, Kamis  (22/8).

Nomadic Tourism Glamping De Loano yang telah di-launching Februari 2019 yang lalu menjadi salah satu prioritas  wisata alam yang akan dikembangkan guna menarik wisatawan mancanegara dan  meningkatkan angka kunjungan wisata daerah.

Bertempat di kawasan hutan RPH Loano, BKPH Purworejo,  Wisata Glamping De Loano berada di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo merupakan wisata yang dikelola Perhutani bekerjasama dengan BOB.  Wisata  ini menawarkan nuansa camping di perbukitan dengan panorama hutan Pinus seluas 309 hektar serta view kebun teh, adventure offroad , pertunjukan seni budaya tradisional serta  kuliner kopi alas.

Bambang Catur Wahyudi memyampaikan De Loano merupakan hasil sinergi dalam bentuk kerjasama usaha dengan BOB sebagai pengelola dan dapat menjadi pilot project yang bagus untuk dikembangkan di lokasi-lokasi Perhutani, tentu saja dengan tidak mengabaikan kaidah – kaidah kelestarian hutan.  Bambang berharap kedepan kontribusi Perhutani untuk meningkatkan pariwisata khususnya ekowisata lebih besar lagi.

Dalam sambutannya Arief Yahya menjelaskan Borobudur masuk dalam 4 destinasi super prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah disamping Danau Toba, Mandalikan dan terbaru Labuhan Bajo. Alokasi anggaran pendukung  terutama pada infrastruktur dan sarana utilitas dasar lainnya harus ada untuk menggenjot pengembangan destinasi unggulan ini dengan target kunjungan wisman sebanyak 2 juta khusus untuk DIY- Jateng. (Kom-PHT/Kds/Ken)

Editor : Ywn

Copyright©2019

Artikel Terkait: