Galunggung, Curug Badak dan Batu Hanoman Bersiap Jadi ”Geopark Nasional Indonesia”

TASIKMALAYA, PERHUTANI (03/08/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya mendampingi delegasi dari Kementerian Pariwisata, anggota DPR RI komisi 10 yang membidangi Pendidikan, Olahraga dan Sejarah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tasikmalaya dalam kunjungannya ke Gunung Galunggung, Curug Badak dan Batu Hanoman guna melihat sejauh mana kesiapan obyek wisata tersebut untuk dijadikan Geopark Nasional Indonesia, Jumat (02/08).

Tema yang diusung adalah “Pengembangan Destinasi Kawasan Galunggung, Curug Badak dan Batu Hanoman Menuju Geopark Nasional Indonesia”. Tema tersebut sejalan dengan moto Tasikmalaya yaitu “Satu Desa Satu Wisata”. Untuk merealisasikan agenda tersebut Tasikmalaya harus berbenah dan mengembangkan wisata alam sejalan dengan pengembangam zaman.

Administratur KPH Tasikmalaya, Benny Suko Triatmoko menyampaikan wisata alam yang ada di Tasikmalaya masih perlu dikembangkan agar wisata tersebut menjadi tujuan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dalam pelaksanaannya Perhutani Tasikmalaya sudah bekerjasama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) agar lebih berkembang dan dikenal para pecinta wisata alam.

“Perhutani menitikberatkan pengelolaan wisata berbasis teknologi untuk mendongkrak kedatangan pengunjung baik melalui media sosial maupun media lainnya. Perhutani Tasikmalaya perlu berbenah untuk persiapan Gunung Galunggung, Curug Badak dan Batu Hamoman menjadi Geopark  Nasional Indonesia,” pungkasnya.

Perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Oki Oktariadi  menjelaskan bahwa Geopark adalah Taman Bumi atau wisata alam dengan area terpadu yang memiliki fitur geologi yang signifikan, dikelola mengunakan konsep konservasi, pendidikan dan pengembangan keberlanjutan.

“Keberadaan Geopark sendiri diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan memberikan pelajaran kepada masyarakat terhadap isu-isu lingkungan yang dihadapi saat ini, seperti penggunaan sumber daya alam, pemanasan global dan mitigasi bencana alam,” pungkasnya.

Anggota DPR RI Komisi 10, Toriq Hidayat menyampaikan Tasikmalaya merupakan tempat tujuan wisata yang sangat populer dikarenakan adanya Gunung Galunggung yang sudah mendunia. Keberadaan Geopark akan membuka kesempatan baru bagi masyarakat lokal untuk terjun ke dunia pariwisata,

“Geopark memiki tujuan untuk menjalin kerjasama dan memberdayakan komunitas lokal untuk mencapai satu tujuan utama yaitu mempromosikan fitur geologi yang ada di lingkungan melalui kegiatan pariwisata yang berkelanjutan,” pungkasnya

Ketua LMDH Kahuripan, Engkos menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat dalam penyusunan rancangan pembuatan Geopak Nasional Indonesia. Hal itu merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam pengembangan wisata alam maupun kawah Galunggung yang merupakan aset nasional yang perlu dilindungi dan diamankan. (Kom-PHT/Tsk/AH)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019