Pemkab Jombang Gelar Wayang Kulit dan Berikan Bantuan LMDH

MOJOKERTO, PERHUTANI (14/08/2019) | Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Sendang Made yang lokasinya berbatasan dengan petak 16a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Made, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan  (BKPH) Tapen, Kesatuan Pemangkuan Hutan  (KPH) Mojokerto dan masuk dalam administratif Kabupaten Jombang, Rabu (14/8).

Pagelaran wayang kulit ini merupakan sinergitas antar instansi di Kabupaten Jombang yang digagas oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah.  Ia sengaja memilih Sendang Made untuk memenuhi janjinya setahun yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Sumrambah menyampaikan jika Pemkab Jombang akan memberikan bantuan kepada LMDH masing-masing  sebesar Rp 25 juta untuk pembelian hand sprayer. “Insyaa Allah bantuan itu akan cair pada bulan Oktober 2019,” katanya.

Administratur Perhutani KPH Mojokerto Suratno menyambut baik kegiatan pagelaran wayang kulit untuk menghibur masyarakat desa hutan. Dia mengaku senang bahwa LMDH yang bermitra dengan KPH Mojokerto akan mendapatkan bantuan dari Pemkab Jombang.

Hadir dalam acara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang, Kepala Pusdikbang SDM Madiun selaku Pembina PLMDH Jawa Timur Kristomo, jajaran KPH Mojokerto, Bank Jatim Cabang Jombang, Ketua LMDH se-BKPH Tapen, Camat Kudu dan Kepala Desa Made.

BKPH Tapen merupakan salah satu BKPH yang ada di wilayah KPH Mojokerto dan satu-satunya BKPH yang masuk administratif Kabupaten Jombang. Sebagai infomasi juga Sendang Made oleh masyarakat setempat diyakini sebagai tempat peristirahatan para raja-raja di Pulau Jawa, lokasinya terletak di Desa Made, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang. (Kom-PHT/Mjk/Umi)

 

Editor : Ywn

Copyright©2019