Perhutani Bersama Kementerian Pertanian Gelar Sosialisasi Proses Pengajuan Hak PVT

CEPU, PERHUTANI  (21/8/2019) | Pusat Penelitian dan Pengembangan Perhutani bersama Tim Perlindungan Varietas Tanaman Perizinan Pertanian (PVTPP) dari Kementerian Pertanian RI lakukan sosialisasi  syarat dan tata cara  permohonan hak PVT di ruang Rapat  I  Puslitbang Perhutani, Rabu (21/8).

Sosialisasi dilaksanakan setelah Puslitbang Perhutani mengajukan permohonan hak PVT untuk varietas unggulan terbarunya. Hak PVT identik dengan Paten, sehingga harus memenuhi kriteria BUSS yaitu Baru, Unik, Seragam dan Stabil.

Kepala Puslitbang Perhutani Yahya Amin  menyampaikan bahwa Puslitbang Perhutani mendapatkan PVT PHT I dan PHT II sejak September 2009 dan berlaku selama 25 tahun sejak tanggal pemberian hak PVT, selanjutnya untuk meningkatkan penilaian  Pusat Unggulan IPTEK (PUI)  Puslitbang akan mengajukan  PVT PHT III, PHT  IV  dan PVT KPUP.

“Produk Perhutani akan  diakui secara legal dengan terbitnya hak PVT terbaru yang merupakan pengakuan nasional produk pemuliaan yang diharapkan menjadi poin dalam penilaian Puslitbang Perhutani sebagai Pusat Unggulan IPTEK (PUI) dan menambah produk komersial Perhutani,” jelas Yahya.

Materi sosialisasi  tentang Pengenalan Sistem Perlindungan Varietas Tanaman dan Syarat-syarat  Permohonan Hak PVT disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Pelayanan Teknis Pusat PVTPP Kementan RI  Winarno. (Kom-PHT/Puslitbang/HRT)

Editor : Ywn

Copyright©2019