Perhutani Jabar & Banten Gelar Seminar Penerapan Teknik Koservasi Tanah Pada Lokasi RHL

BANDUNG, PERHUTANI (30/08/2019) | Kepala Divisi Regional (Divre) Jawa Barat dan Banten (Janten) Dicky Yuana Rady membuka acara seminar dengan tema Penerapan Teknik Konservasi Tanah Pada Lokasi RHL (Rehabilitasi Hutan dan Lindung). Acara diselenggarakan dalam rangka mensukseskan RHL tahun 2019, bertempat di hotel Grand Asrilla Bandung, Kamis (29/08).

Kegiatan RHL telah dilaksanakan Divre Janten sejak tahun 2017 seluas 5.468,16 Ha, 2018 seluas 1.804,11 Ha dan 2019 seluas 12.777,05 Ha.  RHL di Divre Janten merupakan penugasan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Nota Kesepahaman antara Direktur Jendral (Dirjen) Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung dengan Perum Perhutani untuk merehabilitasi hutan dan lahan pada DAS Cimanuk Hulu dan Citarum Hulu.

Dalam Sambutannya Kepala Divre Janten, Dicky Yuana Rady menyampaikan bahwa latar belakang seminar tersebut karena belum adanya petunjuk teknis dalam implementasi di lapangan terkait teknik konservasi tanah, sementara dalam rencana teknik penanaman RHL diperlukan adanya penerapan teknik konservasi tanah tersebut.

“Oleh karena itu, dengan kegiatan seminar ini diharapkan dapat dihasilkan suatu rekomendasi dan kebijakan yang dapat dijadikan dasar oleh Perum Perhutani sebagai pelaksana kegiatan RHL di lapangan dalam penerapan teknik fungsi konservasi tanah. Sehingga apa yang apa yang menjadi tujuan peningkatan konsevasi tanah dapat dilaksanakan dengan tepat sasara dan hasil,” jelasnya.

Dicky menambahkan, “Untuk menghasilkan suatu rekomendasi dan kebijakan tersebut, kami mengundang narasumber dari akademisi yakni IPB, STIH ITB, UNWIM dan Puslitbang Perhutani. Untuk itu kepada semua peserta seminar agar mengikuti acara ini dengan seksama dan berperan aktif dalam forum diskusi ini,” ungkapnya.

Seminar dihadiri oleh perwakilan jajaran Perhutani dan instansi lainnya, antara lain Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Bara Epi Kusnandar, BP DAS-HL Cimanuk Citanduy Agus Triyono, BP DAS-HL Citarum Ciliwung Heru, serta perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Acara seminar menghadirkan tiga narasumber yakni Hikmat Ramdan dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Isntitut Teknologi Bandng (SITH ITB), Andri Suhendro dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Ika Nofi Hastuti dari Universitas Winaya Mukti (Unwim) dan Erlangga Abdillah dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perhutani.  (Kom-PHT/Divre Janten/Cep).

Editor : Ywn

Copyright @ 2019