Lakukan Kunjungan ke Perhutani, Siswa TK dan SD di Lamongan Ikuti Simulasi Karhutla

MOJOKERTO, PERHUTANI (21/09/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto dan Kepolisian Sektor (Polsek) Ngusikan menerima kunjungan siswa sekolah Taman Kanak-kanak (TK) PGRI 04 dan SDN II Pamotan Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jum’at (20/9).

Dalam kunjungan tersebut sebanyak 86 siswa dari TK dan SD itu mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dilaksanakan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngegreng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kambangan.

Kegiatan simulasi tersebut dipandu oleh Kepala RPH Ngegreng Nur Rasyid dan Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas) Polsek Ngusikan, Syafi’i. Para siswa diajarkan bagaimana cara mengatasi terjadinya kebakaran melalui pemadaman titik api dengan menggunakan alat tradisional yang disebut ‘gepyok’.

Administratur KPH Mojokerto Suratno ditempat terpisah menyampaikan jika pihaknya sangat mengapresiasi jajarannya yang selalu bekerja sama dengan Polsek Ngusikan dalam kegiatan kunjungan sekolah yang belajar tentang kelestarian hutan dan bahaya gangguan keamanan hutan diwilayahnya.

“Kegiatan simulasi pemadaman api yang dilakukan itu, bagian dari sosialisasi kepada anak usia dini untuk memberikan pemahaman kelak bahwa kebakaran hutan dan lahan itu sangat merugikan semua pihak”, ujar Suratno.

“Kedepannya bisa diberikan kepada siswa sekolah menengah pertama maupun menengah atas sehingga bisa memberikan wawasan kepada masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap hutan dan lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Pamotan II, Sunardi pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Perhutani Mojokerto dan Polsek Ngusikan yang sudah bersinergi memberikan pengetahuan tentang karhutla kepada guru dan siswa.

“Pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi kami yang berada di wilayah sekitar hutan. Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini dan harapan saya bisa berkelanjutan agar siswa kami lebih paham dan lebih peduli lagi terhadap kelestarian hutan,” tutupnya. (Kom-PHT/Mjk/Umi)

Editor : Ywn

Copyright©2019