Perhutani Bersama Forkopimcam Silo Sosialisasikan Perhutanan Sosial di Jember

JEMBER, PERHUTANI (15/09/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jember bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Silo menggelar sosialisasi Perhutanan Sosial pasca terbitnya Surat Keputusan Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) di Gedung Olahraga Pabrik Gondorukem dan Terpentin di Garahan Jember, Jum’at (13/9).

Kegiatan sosialisasi itu diikuti oleh 250 orang warga masyarakat desa hutan dalam wilayah Kecamatan Silo dan Mayang yang terbagi dalam beberapa Desa antara lain, Desa Silo, Pace, Harjomulyo, Garahan, Sidomulyo, Sumberjati, Sumbersalak, Seputih, Sidomukti dan Karangkedawung.

Administratur KPH Jember Rukman Supriyana mengatakan bahwa Perhutanan Sosial di Kabupaten Jember berlaku dalam kawasan hutan diwilayahnya, “Oleh karena itu kerjasama yang dilakukan oleh kelompok masyarakat desa hutan itu adalah dengan Perhutani KPH Jember,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu ia juga menjelaskan hasil koordinasi dengan Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK) yang sudah menyepakati bahwa dalam satu desa terdapat satu Kulin KK. “Sehingga nantinya hanya ada satu kelompok masyarakat desa hutan yang mengusulkan program Perhutanan Sosial”, tegasnya.

Sementara itu Camat Silo Sugeng Prayitno mengajak masyarakat desa diwilayahnya agar dapat menjalankan amanah dari negara dalam mengelola hutan sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) LHK P.83 tahun 2016 tentang Perhutanan Sosial  dan P.39 tahun 2017 tentang Perhutanan Sosial Diwilayah Kerja Perum Perhutani, dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Dalam sosialisasi tersebut juga dilakukan diskusi yang menghasilkan beberapa poin antara lain,  pertama Perhutanan Sosial di Kabupaten Jember diusulkan dan dilaksanakan dalam kawasan hutan Perhutani Jember,  kedua bahwa kelompok masyarakat desa hutan yang sudah mendapat SK Kulin KK agar segera menyusun rencana pengelolaan hutan (RPH), rencana kerja tahunan (RKT), rencana kerja usaha (RKU) dan ketiga membentuk kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS).

Kegiatan sosialisai itu juga dihadiri oleh Laision Officer Perhutani Divisi regional Jawa Timur, AKBP Riyan, Kodim 0824 Jember Mayor Dampak, Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) Sulistrianto, Pabin Polhut KPH Jember, Kompol Kusno Wibowo, Kasebaik-Silo, AKP Heri, Danramil Silo, Kapten M. Ismuni dan Kepala Desa setempat. (Kom-PHT/Jbr/Ags)

Editor : Ywn

Copyright©2019