Perhutani Gelar Diklat Program Perekrutan Bersama BUMN di Pusdikbang SDM Madiun

MADIUN, PERHUTANI (09/09/2019) | Pusat Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusdikbang SDM) Perum Perhutani di Madiun mengadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Program Perekrutan Bersama (PPB) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tahun 2019 yang diikuti oleh peserta pratugas rekrutmen calon pegawai PPB Perhutani tahun 2019 pada Senin (9/9).

Acara yang merupakan mandat dari Kementerian BUMN tersebut dibuka oleh Direktur SDM, Umum dan IT Perhutani, Kemal Sudiro. Dalam sambutannya Kemal menyampaikan bahwa seluruh BUMN Group telah mengadakan acara Pendidikan dan Latihan PPB BUMN Tahun 2019.

Dalam pelaksanaan rekrutmen, Perhutani telah melalui beberapa tahapan yang pada tahap akhir telah diumumkan ada sebanyak 63 orang yang masuk sebagai calon pegawai. “Penyelenggaraan pendidikan dan latihan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan pratugas kepada para rekrutmen calon pegawai PPB BUMN di Perhutani Tahun 2019,” tutur Kemal.

Selain itu ia menjelaskan bahwa pembekalan ini juga untuk memberikan pemahaman dasar kepada peserta tentang jiwa korsa, proses bisnis, produk-produk Perhutani, organisasi serta dasar hukum yang berlaku juga untuk membentuk karakter bagi peserta sehingga memiliki sikap dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya perusahaan.

Acara Pendidikan dan Latihan PPB BUMN Perum Perhutani Tahun 2019 ini diikuti oleh 63 orang peserta dari berbagai bidang kompetensi antara lain, analis kimia 1 orang, desain produk industri 1 orang, ekonomi 9 orang, geodesi 2 orang, hukum 5 orang, informasi teknologi 10 orang, kehutanan 21 orang, pariwisata 6 orang, pertanian 4 orang, psikolog 2 orang dan teknologi industri 2 orang.

Dari komposisi peserta terdapat 39 orang perempuan dan 24 laki-laki dengan latar belakang pendidikan formal antara lain SLTA sederajat 7 orang, D3 21 orang dan S1 sebanyak 35 orang dengan materi pembekalan secara keseluruhan 74 jam pelajaran (JP), terdiri dari teori 44 JP dan kunjungan lapangan pengelolaan sumber daya hutan (SDH), industri, pemasaran, ecotourism & agroforestry 30 JP.

Sedangkan materi bela negara terdiri dari bidang kejuangan, bidang bimbingan jasmani & militer dan bimbingan pengasuhan dengan metode pembelajaran yang digunakan yakni discussion in class trainning, After learning project (setelah penempatan) dan kunjungan lapangan. (Kom-PHT/Dik/Rb)

Editor : Ywn

Copyright©2019