Poles Pulau Merah Banyuwangi, Kementerian BUMN Siapkan Rp67 Miliar

IDNTIMES.COM (10 /9/2019) | Kementerian Badan Usaha  Milik Negara menyiapkan investasi sebesar Rp67  miliar untuk pengembangan sarana fisik di wisata Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Sejumlah sarana bakal dibangun seperti sentra kuliner, UMKM dan beach bar.

Sebagai pelaksana, Kementerian BUMN sudah menetapkan PT Patra Jasa sebagai anak perusahaan PT Pertamina yang bergerak di bidang hospitality. Pantai Pulau Merah sendiri masuk dalam pengelolaan Perhutani. Pembangunan fasilitas Pulau Merah bakal didesain oleh arsitek Yori Antar.

Direktur Operasional BUMN Perum Perhutani Sumardi mengatakan, pengembangan Pulau Merah akan mencakup kawasan seluas 43 hektar. Proses pembangunan bakal dilakukan secara bertahap mulai minggu ketiga bulan September 2019.

“Pembangunan tahap awal ini akan mencakup pembangunan sentra kuliner dan UMKM dan beach bar bagi wisatawan,” kata Sumardi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (9/9).

Kedatangan Sumadi ke Pendopo, untuk memastikan kesiapan para pelaku wisata di Pulau Merah. Di Pendopo sebanyak 102 pelaku pelaku wisata Pulau Merah seperti pedagang, diundang untuk membahas rencana pembangunan tersebut.

“Memastikan kesiapan pelaku wisata dalam menyambut pembangunan ini,” ujarnya.

Ketua Kelompok Masyara kat Wisata Pulau Merah, Poniran menyatakan mendukung proses pembangunan. Dia melalui kelompok, juga telah melakukan validasi jumlah pedagang yang terlibat di sana.

“Kami semua sepakat untuk mendukung pengembangan pariwisata ini. Pengembangan ini sebenarnya sudah kami tunggu sejak dulu. Karena kami ingin pariwisata di Pulau Merah dapat terus berkembang yang toh hasilnya untuk kami juga,” kata  Poniran.

Sementara itu,  Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dirinya telah bertemu dengan jajaran Kementrian BUMN yang dipimpin oleh staf khusus I Kementrian BUMN Sahala Lumban Gaol, untuk menyepakati percepatan pembangunan Pulau Merah.

Anas berharap, pembangunan fasilitas di Pulau Merah bisa mengakomodasi aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini telah berkegiatan di sana.

“Pengembangan ini tidak akan menggeser aktivitas ekonomi yang telah ada. Tapi, akan menatanya lebih baik. 102 penjual yang ada akan ditempatkan di zona yang telah disediakan. Sehingga kualitas pengelolaan destinasi ini bisa ditingkatkan lagi,”  ujarnya.

Sumber: idntimes.com

Tanggal: 10 September 2019