Wakil Bupati Jombang Ikuti Kirab Pusaka dan Gelar Budaya di Gunung Pucangan Perhutani Mojokerto

MOJOKERTO, PERHUTANI (03/09/2019) | Untuk melestarikan warisan budaya lokal, warga Desa Cupak Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang mengadakan kegiatan kirab pusaka dan gelar budaya yang dilaksanakan di wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto, tepatnya di Bagian Kesatuan Pemangkuan (BKPH) Tapen, yakni di lokasi wisata rintisan Gunung Pucangan pada Selasa (3/9).

Kegiatan tersebut merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijiriyah yang dipusatkan dilokasi wisata rintisan Gunung Pucangan.

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah yang hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang mengawali kegiatan dengan penyerahan som-som gunungan agung Pucangan kepada Kepala Desa Cupak, Winarsono.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan air dari tujuh sendang yaitu sendang Drajat, Kamulyan, Mbut-mbutan, Widodaren, Kali Tempur, Sumur Gantung dan Sumberan oleh Kepala Desa Cupak kepada Wakil Bupati Jombang dan jajarannya termasuk kepada Asisten Perhutani (Asper) BKPH Tapen serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Ngusikan.

Dalam prosesi itu Wakil Bupati Sumrambah meminum air sumber yang diambil dari tujuh sendang yang sudah dicampur dengan bunga tujuh rupa pada malam 1 syuro. Kemudian pejabat lainnya mengikuti prosesi dengan ikut serta meminumnya termasuk peserta dan pengunjung yang hadir.

Dalam pidatonya Sumrambah menyampaikan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang sangat mendukung pelaksanaan kegiatan dalam upaya melestarikan warisan budaya lokal. Menurutnya kirab pusaka dan gelar budaya di wisata rintisan Gunung Pucangan ini akan dimasukkan agenda kegiatan Pemkab Jombang. “Sebagai bentuk kepedulian Pemkab, kegiatan ini akan kami alokasikan anggaran pada tahun 2020 nanti,” katanya.

Sementara itu Administratur  KPH Mojokerto, Suratno yang diwakili Asisten Perhutani (Asper) BKPH Tapen Dudun Wahyuono menyampaikan jika pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan warga desa Cupak dan Pemkab Jombang yang telah mengadakan kegiatan kirab pusaka di wilayahnya.

“Kami berharap kegiatan  ini selain dalam upaya melestarikan warisan budaya setempat, juga sebagai media sosialisasi kepada warga terhadap kelestarian hutan, karena kegiatan tersebut dilaksanakan di dalam kawasan,” ujarnya. (Kom-PHT/Mjk/Umi)

Editor : Ywn

Copyright©2019