PKL Pantai Pulau Merah Banyuwangi Ditata dan Direlokasi

DETIK.COM (30/9/2019) | Destinasi wisata Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi mulai bersolek. Seiring dengan disalurkan Corporate Social Resposibility (CSR) dari Perhutani berupa kegiatan relokasi dan penataan pedagang kaki lima (PKL) senilai Rp 3 miliar.

Pengembangan Wana Wisata Pulau Merah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, ini tindak lanjut MoU antara Perhutani, Pemkab Banyuwangi dan PT Wijaya Karya (Wika) Bangunan Gedung dalam rangka pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam berupa pembangunan dan pengelolaan Resort serta Beach Bar, yang ditandatangani pada tanggal 7 Agustus 2019 lalu.

Kondisi saat ini di Wana Wisata Pulau Merah terdapat kios pedagang kaki lima (PKL) yang dikelola oleh masyarakat setempat. Lokasinya tersebar di zona A dan C sejumlah 102 kios. Namun belum tertata dengan baik, sehingga perlu dilakukan penataan agar terintegrasi dan saling melengkapi.

Direktur Operasi Perum Perhutani, Sumardi mengatakan pekerjaan pembangunan destinasi wisata Pantai Pulau Merah terwujud berkat adanya sinergitas BUMN dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang sangat intens dalam mendorong terwujudnya pengembangan destinasi ini.

“Semoga dana CSR yang kita gelontorkan berupa relokasi dan pembangunan kios-kios PKL ini bisa selesai sesuai dengan harapan, sehingga bisa secepatnya dimanfaatkan dan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku wisata masyarakat khususnya sekitar wisata Pulau Merah ini,” ungkap Sumardi kepada detikcom, Senin (30/9/2019).

Sumardi menambahkan bahwa CSR ini dalam rangka mendukung program Pemeritah Kabupaten Banyuwangi serta merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

“Anggaran CSR dari Perhutani. Sementara dana pengembangan lain juga sudah disiapkan Kementerian BUMN sebanyak Rp 67 miliar. Kita harap destinasi wisata Pulau Merah terus menjadi penyumbang paling banyak wisatawan yang berkunjung di Banyuwangi,” pungkasnya.

Pantai Pulau Merah merupakan salah satu destinasi Nasional yang cukup terkenal di daerah Banyuwangi dengan beberapa atraksi yang disajikan. Diantaranya snorkeling, berselancar, menikmati pemandangan pantai, berkeliling di bukit yang berwarna merah, wisata religi (mengunjungi Pura Tawang Alun) dan wisata kuliner dengan dilengkapi fasilitas umum dengan area parkir yang cukup luas. Perhutani akan terus mengembangkan fasilitas umum lainnya untuk kenyamanan pengunjung.

Adm Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan Nur Budi Susatyo menambahkan, penyaluran CSR ini sudah ditunggu oleh masyarakat sekitar. Sejalan dengan kesadaran masyarakat tentang wisata, kegiatan ini sudah mendapatkan persetujuan dan kesepakatan dengan pokmaswas dan masyarakat.

“Ini tindak lanjut dari kesepakatan bersama dengan masyarakat, pokmaswas di pendopo Kabupaten kemarin. Intinya segala kegiatan sudah siap dilaksanakan,” ujarnya.

Nur Budi Susatyo menambahkan, nantinya pembangunan lokasi PKL ini akan dibagi menjadi 3 zona. Yakni zona A, B dan C. Untuk desain bangunan diserahkan sepenuhnya diserahkan kepada penunjukan Pemkab Banyuwangi, yang paham dan menyesuaikan dengan alam sekitar Pulau Merah.

“Sebelum pembangunan kami sudah mempersiapkan lahan relokasi. Agar seiring dengan pembangunan masyarakat masih bisa berjualan,” pungkasnya.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik dengan penyaluran CSR untuk pembangunan dan relokasi PKL di Pantai Pulau Merah Banyuwangi.

Anas melanjutkan, pengembangan kawasan tersebut bakal mengakomodasi aktivitas ekonomi masyarakat Pulau Merah yang selama ini telah berkegiatan di sana. Dalam rancangan desain yang diarsiteki Yori Antar tersebut memberikan ruang bagi semua penggiat UMKM yang selama ini telah berjualan.

“Pengembangan ini tidak akan menggeser aktivitas ekonomi yang telah ada. Tapi, akan menatanya lebih baik. 102 penjual yang ada akan ditempatkan di zona yang telah disediakan. Sehingga kualitas pengelolaan destinasi ini bisa ditingkatkan lagi,” ujar Anas.

“Bila tertata dengan baik, maka akan makin banyak wisatawan yang datang yang tentunya berdampak pada kesejahteraan pedagang. Untuk itu, kami minta semua yang hadir mendukung pelaksanaan pembangunan kawasan ini dengan baik,” ajak Anas.

 

Sumber : detik.com

Tanggal : 30 September 2019