Polisi Sterilkan Lokasi Penemuan Amunisi Sisa Perang Dunia II

JAWAPOS.COM (3/10/2019) | Untuk memastikan adanya amunisi yang tertinggal di hutan Petak 62 C1 RPH Purwodadi, Perhutani KPH Banyuwangi Barat, anggota Polsek Sempu mengecek lokasi penemuan di Dusun Jayengan, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Selasa (1/10).

Cek lokasi itu dilakukan polisi bersama anggota TNI Koramil Sempu dan Perhutani RPH Purwodadi. Dalam kegiatan itu, mereka juga menggali lahan. “Kita lakukan pengecekan lokasi, ini untuk memastikan lokasi tersebut steril,” ujar Kapolsek Sempu AKP Suhardi.

Menurut kapolsek, sterilisasi lokasi penemuan amunisi yang diduga peninggalan perang dua II itu, dilakukan bersama pihak terkait. Dan itu untuk memastikan lokasi aman dan warga tidak ketakutan. “Lokasinya di lahan Perhutani yang produktif, dan dikelola oleh masyarakat,” katanya.

Saat pengecekan, terang dia, beberapa lokasi dicoba untuk digali dengan kedalaman sekitar 20 centimeter. Tetapi, tidak ada benda apapun yang ditemukan. “Kita pastikan sudah steril dari benda berbahaya tersebut,” cetusnya.

Hanya saja, jelas dia, masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati saat mencangkul maupun mengolah lahan. Bila melihat atau menemukan benda aneh dan menurutnya berbahaya, segera melaporkan ke polisi. “Kita takutkan benda tersebut masih banyak yang bertebaran dan masih aktif, walaupun sudah banyak berkarat,” ungkapnya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, warga Dusun Jayengan, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, digegerkan dengan penemuan amunisi yang diduga sisa perang dunia II, Senin (30/9). Untuk sementara, amunisi itu diamankan di polsek.

Amunisi yang ditemukan itu, 56 peledak atau ranjau dan satu buah peluru tajam jenis mouser. Semuanya ditemukan di petak 62 C1, masuk RPH Purwodadi, Perhutani KPH Banyuwangi Barat. “Semua amunisi itu ditemukan warga sekitar hutan, dan kini kita amankan di polsek,” ujar Kapolsek Sempu AKP Suhardi.

 

Sumber : jawapos.com

Tanggal : 3 Oktober 2019