Perhutani, KPMM, Mahasiswa dan Siswa SLTA Tanam Mangrove di Pamekasan

MADURA, PERHUTANI (05/11/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM), Mahasiswa serta siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sabuk Hijau melakukan penanaman pohon mangrove di petak 61 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pamekasan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madura Timur, Selasa (05/11).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri Mahasiswa Agro Bisnis Perikanan Universitas Islam Madura (UIM), Madrasah Aliyah Negeri 2 Pamekasan, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tlanakan dan Pramuka dengan total 1.500 bibit mangrove jenis propagul dan api api yang ditanam di bibir pantai Lembung Pamekasan.

Administratur KPH Madura, Rumhayati mengatakan jika pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut, menurutnya Perhutani siap menjembatani lembaga-lembaga pendidikan untuk berpartisipasi dalam mewujudkan generasi muda yang cinta lingkungan. Ia juga mengajak masyarakat dan penggiat lingkungan untuk ikut berperan serta dan ikut mendukung pada kegiatan-kegiatan seperti penanaman mangrove tersebut.

Rumhayati juga menyampaikan mengenai tanaman mangrove yang berfungsi sebagai penghasil oksigen dan penyerapan carbon di udara. “Tentunya mangrove dapat mencegah abrasi dan menjadi tempat berlindungnya ekosistem biota laut seperti ikan, kepiting dan biota laut lainnya,” jelasnya.

Sementara itu koordinator KPMM, Endang Tri Wahyuni mengatakan jika penanaman mangrove yang dilakukan pihaknya bertujuan supaya lingkungan laut semakin baik serta daratan tidak terkena abrasi, “Penanaman mangrove akan kami terus lakukan secara bertahap,” ucapnya.

“Pohon mangrove juga sebagai pemecah ombak, penanaman berjajar ini akan berpengaruh terhadap kekuatan ombak, sehingga abrasi pasti bisa dihindari,” ujarnya. (Kom-Pht/Mdr/Mkl)

Editor : Ywn

Copyright©2019