Konsultasi Publik Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) /HCVF KPH Blitar

 

 

Pengelolaan Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) di KPH Blitar adalah sebagai bahan pemenuhan standar internasional yang dikeluarkan oleh FSC (Forest Stewardship Council) pada Prinsip 9 dan standar Controlled Wood FSC pada Prinsip 5, dimana harus melakukan identifikasi dan rencana pengelolaan terhadap kawasan yang mengandung Nilai Konservasi Tinggi di KPH Blitar.

Dari hasil Over View lapangan, identifikasi dan pengalokasian Nilai Konservasi Tinggi, Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi di wilayah KPH Blitar adalah sebagai berikut ;

NKT 1 Kawasan yang mempunyai tingkat keanegaragaman hayati penting
NKT. 1.1.
Kawasan yang mempunyai atau memberikan fungsi pendukung keanekaragaman hayati bagi kawasan lindung dan/atau konservasi

Keluasan kawasan hutan KPH Blitar NKT 1.1 adalah 15.186.4 Ha, terdiri dari Buffer Zone kawasan konservasi seluas 176.1 Ha dan kawasan Hutan Lindung seluas 15.010.3 Ha.

NKT. 1.2.
Spesies hampir punah
terdapat Macan Tutul (Panthera pardus melas) yang merupakan satwa berdasarkan Red List IUCN masuk kategori Critically Endangered, dan masuk dalam CITES Appendix I tidak ditemukan di wilayah KPH Blitar

NKT. 1.3.
Kawasan yang merupakan habitat bagi populasi spesies yang terancam, penyebaran terbatas atau dilindungi yang mampu bertahan hidup (viable population)

Habitat bagi species terancam yang mampu bertahan hidup terdapat kawasan seluas 1.812.3 Ha yang merupakan habitat bagi species Rusa, Trenggiling, elangh, Musang, lutung.

NKT. 1.4.
Kawasan yang merupakan habitat bagi spesies atau sekumpulan spesies yang digunakan secara temporer

Teridentifikasi seluas 23.34 Ha kawasan, berupa gua yang digunakan habitat bagi jenis Kelelawar dan buffer zone bagi kawasan konservasi yang digunakan bagi habitat secara temporer jenis burung dari kawasan konservasi.

NKT 2 Bentang Alam yang Penting Bagi Dinamika Ekologi Secara Alami
NKT. 2.3.
Kawasan yang mengandung populasi dari perwakilan spesies alami

Dalam hal ini species interest, jenis Elang dan Trenggiling, yang merupakan species interest KPH Blitar terdapat seluas 650 Ha.

NKT. 3. Kawasan yang Mempunyai Ekosistem Langka atau Terancam Punah

Teridentifikasi seluas 7.929.7 Ha ekosistem yang ada tersebut berupa ekosistem hutan berupa gunung, terdapat dua gunung yaiti gunung Kelud dengan ketinggian 1731 mdpl dan gunung Butak ketinggian 2.864 mdpl

NKT. 4. Kawasan Yang Menyediakan Jasa-jasa Lingkungan Alami
NKT. 4.1.
Kawasan atau ekosistem yang penting sebagai penyedia air dan pengendali banjir bagi masyarakat hilir

Kawasan tersebut pada KPH Blitar seluas 5.221.8 Ha, berupa Sungai, Mata Air, Rawa dan Telaga

NKT. 4.2.
Kawasan yang penting bagi pengendalian erosi dan sedimentasi

Kawasan yang penting bagi pengendalian erosi dan sedimentasi terdapat kawasan perlindungan setempat berupa sempadan jurang/curam seluas 663.10 Ha.

NKT. 5. Kawasan yang Mempunyai Fungsi Penting untuk Pemenuhan Kebutuhan dasar Masyarakat Lokal

Teridentifikasi pada lokasi tanaman dengan sistem tumpangsari karena peranan penting sumberdaya hutan KPH Blitar dalam pemenuhan kebutuhan dasar atau mata pencaharian terletak pada nilai-nilai dalam kegiatan tanaman Sistem Tumpangsari, adapun kawasan berupa sumber mata air yang dijadikan kebutuhan pokok untuk air minum seluas 408.4 Ha.

NKT. 6. Kawasan yang Mempunyai Fungsi Penting Untuk Identitas Budaya Tradisional Komunitas Lokal

Ditemukan situs budaya dan religi di wilayah KPH Blitar, yang masuk dalam kategori NKT 6 seluas 9.95 Ha umumnya pada kawasan hutan produksi.

Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Selanjutnya :

  • Mempertahankan Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi yang ada di kawasan hutan KPH Blitar
  • Melakukan kegiatan pengelolaan dan pemantauan sesuai dengan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) HCVF yang telah disusun.

Bagi Masyarakat yang mempunyai saran, Masukan dan keluhan atas pengelolaan hutan yang dilakukan pihak Perum Perhutani KPH Blitar bisa langsung melalui :

1. Surat dan dikirimkan ke alamat KPH Blitar . Jln. Soedanco Supriyadi No 24 Telpon (0342) 801892
2. Email dengan alamat email : sim.kphblitar@gmail.com
3. Faks dengan nomor (0342) – 806726
4. Website : http://perhutani.co.id/kph-blitar/

Blangko Tanggapan Untuk Konsultasi Publik dapat di download DISINI :
1. Blangko Tanggapan Identifikasi HCVF : Download
2. Blangko Tanggapan Pengelolaan HCVF : Download

Atau saran dan masukan dengan memberikan komentar dibawah posting konsultasi publik ini