Konsultasi Publik Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) / HCVF KPH Parengan

 

 

Pengelolaan Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (KBKT) di KPH Parengan adalah sebagai bahan pemenuhan standar internasional yang dikeluarkan oleh FSC (Forest Stewardship Council) pada Prinsip 9 dan standar Controlled Wood FSC pada Prinsip 5, dimana harus melakukan identifikasi dan rencana pengelolaan terhadap kawasan yang mengandung Nilai Konservasi Tinggi di KPH Parengan

Dari hasil Over View lapangan, identifikasi dan pengalokasian Nilai Konservasi Tinggi, Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi di wilayah KPH Parengan adalah sebagai berikut ;

NKT 1 Kawasan yang mempunyai tingkat keanegaragaman hayati penting

NKT. 1.1.

Kawasan yang mempunyai atau memberikan fungsi pendukung keanekaragaman hayati bagi kawasan lindung dan/atau konservasi

Keluasan kawasan hutan KPH Parengan NKT 1.1 adalah 849,0 Ha, terdiri dari Buffer Zone kawasan konservasi seluas 654,3 Ha (Hutan Alam Sekunder dan Kawasan Perlindungan Setempat) dan kawasan Hutan Lindung seluas 194,7 Ha.

NKT. 1.2.

Spesies hampir punah

Tidak ada

 

NKT. 1.3.

Kawasan yang merupakan habitat bagi populasi spesies yang terancam, penyebaran terbatas atau dilindungi yang mampu bertahan hidup (viable population)

Habitat bagi species terancam yang mampu bertahan hidup terdapat kawasan seluas 6.694.8 Ha yang merupakan habitat bagi species Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), Elang ular Bido (Spilornis cheela), Elang jawa (Spizaetus bartelsi), Kucing hutan (Felis bengalensis), Gelatik jawa (Padda oryzivora) dan sebagian habitat Merak (Pavo muticus).

NKT. 1.4.

Kawasan yang merupakan habitat bagi spesies atau sekumpulan spesies yang digunakan secara temporer

 Tidak ada

NKT 2 Bentang Alam yang Penting Bagi Dinamika Ekologi Secara Alami

NKT. 2.3.

Kawasan yang mengandung populasi dari perwakilan spesies alami

 Dalam hal ini species interest, jenis Elang ular bido (Spillornis cheela), Gelatik jawa (Padda oryzivora), Kelelawar (Mechairampus aleinus), Kepodang hutan (Copsychus saularis), Puyuh (Melanoperdix nigra) yang merupakan species interest KPH Parengan terdapat seluas 842,7 Ha.

NKT. 3. Kawasan yang Mempunyai Ekosistem Langka atau Terancam Punah

Teridentifikasi ekosistem yang ada tersebut berupa ekosistem karst seluas 2,50 Ha yaitu Gua Putri Asih yang terletak di petak 37C RPH Nguluhan BKPH Mulyoagung.

NKT. 4. Kawasan Yang Menyediakan Jasa-jasa Lingkungan Alami

NKT. 4.1.

Kawasan atau  ekosistem yang penting sebagai penyedia air dan pengendali banjir bagi masyarakat hilir

Kawasan tersebut pada KPH Parengan seluas 23,88 Ha, berupa Mata Air

NKT. 4.2.

Kawasan yang penting bagi pengendalian erosi dan sedimentasi

Kawasan yang penting bagi pengendalian erosi dan sedimentasi terdapat kawasan perlindungan setempat berupa sempadan jurang/curam/sangat curam seluas 10,8 Ha.

NKT. 5. Kawasan yang Mempunyai Fungsi Penting untuk Pemenuhan Kebutuhan dasar Masyarakat Lokal

Teridentifikasi pada lokasi tanaman dengan sistem tumpangsari karena peranan penting sumberdaya hutan KPH Parengan dalam pemenuhan kebutuhan dasar atau mata pencaharian terletak pada nilai-nilai dalam kegiatan tanaman Sistem Tumpangsari, adapun kawasan berupa sumber mata air yang dijadikan kebutuhan pokok untuk air minum seluas 23,88 Ha.

NKT. 6. Kawasan yang Mempunyai Fungsi Penting Untuk Identitas Budaya Tradisional Komunitas Lokal

Ditemukan situs budaya dan religi di wilayah KPH Parengan, yang masuk dalam kategori NKT 6 seluas  31,3 Ha umumnya pada kawasan hutan produksi.

Rencana Pengelolaan dan Pemantauan Selanjutnya  :

  • Mempertahankan Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi yang ada di kawasan hutan KPH Parengan
  • Melakukan kegiatan pengelolaan dan pemantauan sesuai dengan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) HCVF yang telah disusun.

Bagi Masyarakat yang mempunyai saran, Masukan dan keluhan atas pengelolaan hutan yang dilakukan pihak Perum Perhutani KPH Parengan, dapat melalui :

  1. Surat dan dikirimkan ke alamat KPH Parengan Teuku Umar no 2 Bojonegoro Telp 0353-881230
  2. Email dengan alamat   :   kphparengan@yahoo.co.id
  3. Faks dengan nomor 0353-882209
  4. Website :    http://perhutani.co.id/kph-parengan/

Blangko Tanggapan Untuk Konsultasi Publik dapat di download  DISINI :

  1. Blangko Tanggapan Identifikasi HCVF : Download
  2. Blangko Tanggapan Pengelolaan HCVF : Download

 

Atau saran dan masukan dengan memberikan komentar dibawah posting konsultasi publik ini