KPH Banyuwangi Utara

Overview

Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Utara merupakan salah satu unit kelola sumberdaya hutan (SDH) Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Luas kawasan hutan KPH Banyuwangi Utara yaitu 56.118,977 Ha terletak di 2 (dua) Kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi seluas 28.134,260 Ha dan Kabupaten Situbondo seluas 27.984,717 Ha.

Sesuai fungsi luas hutan dan penataan area kerja terdiri dari atas kawasan produksi seluas 26.300,216 Ha (47 %) kawasan perlindungan 26.318,232 Ha (47 %) dan kawasan penggunaan lain 1.822,029 Ha (3 %).

Wilayah kerja Perum Perhutani KPH Banyuwangi Utara berdasarkan Pembagian Hutan, berada di 3 (tiga) bagian hutan yaitu bagian hutan Alasbuluh-Gombeng seluas 28.134,260 Ha (masuk Kabupaten Banyuwangi), bagian hutan Bitakol dan bagian hutan Kendeng Timur Laut (KTL) seluas 27.984,717 Ha (masuk Kab. Situbondo).  Untuk pembagian wilayah kerja KPH Banyuwangi Utara dibagi dalam 4 (empat) Asper/BKPH dan 10 (sepuluh) RPH.

Secara umum wilayah kerja KPH Banyuwangi Utara termasuk ke dalam kelas perusahaan jati yaitu bagian hutan Alasbuluh-Gombeng, bagian hutan Bitakol dan bagian hutan Kendeng Timur Laut (KTL).

Kondisi KTL sebagian merupakan hutan rimba alam pada zona atas, sedangkan zona bawah terdiri dari batu padas dan campuran antar tanah dan kerikil. Topografinya berupa lereng berjurang yang cukup dalam, tegakan sangat jarang, terdiri dari jenis kelampok, jati, Acacia arabica dan beberapa jenis lain berupa semak yang tumbuh di sela-sela batu padas.

Letak geografis kawasan hutan KPH Banyuwangi Utara berada pada 7º-46º 0,604” LS sampai dengan 8º-8’ 47,994” LS Lintang Selatan dan pada 114º-09’ 0,193” BT sampai dengan 114º-26’ 2,201” BT. Adapun batas-batas wilayah KPH Banyuwangi Utara adalah sebagai berikut :

  • Utara : Daerah pertanian dan pemukiman penduduk di kecamatan Asembagus dan Banyuputih
  • Timur : Daerah pertanian dan pemukiman penduduk di kecamatan Wongsorejo sepanjang Selat Bali
  • Selatan : Daerah pertanian dan pemukiman penduduk di kecamatan Kalipuro dan Giri, KPH Banyuwangi Barat
  • Barat : Cagar alam Kawah Ijen, KPH Bondowoso

Jenis tanah pada kawasan hutan KPH Banyuwangi Utara pada umumnya terdiri dari tanah campuran abu baru dan laterit yang terjadi oleh aliran air (Malang Clay) dengan bentuk geologi (jenis batuan) Young qoartinary vulkanic product dan Old qoartinary vulkanic product. Wilayah KPH Banyuwangi Utara memiliki ketinggian tempat mulai dari 0 – 600 mdpl.

Berdasarkan buku RPKH jangka 2003-2012 tipe iklim yang terdapat pada KPH Banyuwangi Utara yaitu C, D, dan E (Schmidt dan Ferguson) dengan curah hujan 57,1% dimana bulan basah tertinggi dalam setahun yaitu bulan Januari (256 mm) dan bulan basah terendah yaitu bulan Agustus (35 mm).

Sedangkan curah hujan rata-rata tahunan adalah 1.453,3 mm/tahun.

Bentuk topografi di KPH Banyuwangi Utara sebagai berikut:

  • Datar (kelerengan 0-8 %) : 3.845,66 Ha ( 9 %)
  • Landai (kelerengan 8-15%) : 19.422,95 Ha (35 %)
  • Agak curam (kelerengan 25-40%) : 13.557,39 Ha (24 %)
  • Curam (kelerengan >40%) : 19.292,98 Ha (34 %)

(lihat:   Peta KPH)

 

 

Kelola Produksi

Kelola Lingkungan

Kelola Sosial

 

Berita-Berita KPH Banyuwangi Utara

 

 

KPH BANYUWANGI UTARA

Jl. Jaksa Agung Soeprapto No 34
Banyuwangi
Telp: 0333 421794
Fax: 0333 421649