Pengelolaan Lingkungan

Pengelolaan lingkungan di kawasan KPH Banyuwangi Utara yaitu dengan mengalokasikan kawasan hutan untuk kawasan hutan bernilai konservasi tinggi (HCVF) seluas 20.640 Ha, serta pada hutan produksi dilakukan pengelolaan dengan mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan hidup. Secara umum rencana pengelolaan lingkungan mencakup kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup. Untuk jelasnya rencana pemantauan lingkungan dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Pengelolaan Lingkungan KPH Banyuwangi Utara

BWU-Tabel-31

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengelolaan pemantauan lingkungan mencakup kegiatan hidrologi dan kualitas air, fisik tanah, kawasan perlindungan setempat, biologi, keberadaan HCVF, situs budaya dan penggunaan bahan berbahaya dan beracun (B3). Pengelolaan lingkungan merupakan upaya mengelolaan hutan dengan tidak merusak dan mengurangi kualitas dan kuantitas lingkungan.

Vegetasi utama yang ada dalam wilayah KPH Banyuwangi Utara adalah jenis Jati (Tectona grandis) dan jenis lain yang diusahakan yaitu Pinus (Pinus merkusii). Sedangkan untuk pengkayaan jenis yaitu Mahoni, Johar, Kesambi, Mimba, Mindi, Secang, Lamtoro, Juwet, Beringin, Sono, Kepuh, Segawe, Dadap, dan Sengon.

Vegetasi hutan jenis pohon yang menyebar di wilayah KPH Banyuwangi Utara berdasarkan hasil inventarisasi vegetasi pada tahun 2006 tercatat kurang lebih ada 72 jenis pohon, sedangkan vegetasi tumbuhan bawah hutan yang tercatat kurang lebih 126 jenis.

Telah teridentifikasi jenis satwa liar yang ditemukan di kawasan KPH Banyuwangi Utara yaitu berjumlah 39 jenis yang terdiri dari 22 jenis burung, 6 jenis mamalia.

Sedangkan untuk jenis Satwa yang dilindungi (RTE) diantaranya

Kawasan Lindung :

BWU-Tabel-32

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kawasan Produksi :

BWU-Tabel-33

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemantauan Dampak Lingkungan

Hasil pemantauan dampak lingkungan terhadap fisik kimia, fisik tanah, dan biologi menunjukkan kecenderungan pengelolaan hutan tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan, dan bahkan memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Hasil Pemantauan Lingkungan di 22 SPL KPH Banyuwangi Utara

BWU-Tabel-34