Pengelolaan Sosial

Perjanjian kerjasama dengan masyarakat desa hutan lewat LMDH dan Stake Holder terkait dengan jiwa berbagi (Sharing) mulai dari kegiatan persemaian, tanaman, pemaliharaan, teresan, tebangan dan keamanan hutan. Sampai dengan tahun 2011 sebanyak 34 Desa Hutan telah terbentuk 34 Desa Model melalui LMDH yang sudah melaksanakan perjanjian kerjasama pengelolaan hutan bersama Perum Perhutani KPH Randublatung.

1.        Form Komunikasi (Forkom) di tiap level  :

  • Forkom Tingkat Kabupaten = 1
  • Forkom Tingkat Kecamatan = 6
  • Forkom Tingkat Desa = 34

2.        Pangkuan hutan KPH Randublatung :

  • Luas petak / anak petak = 31.899,2 Ha
  • Banyaknya petak = 839 petak
  • Pangkuan Desa PHBM = 34 Desa

3.        Tahapan Kegiatan

  1. Sosialisasi internal dan eksternal pada 34 Desa
  2. Dialog Multi Stake Holder pada 34 Desa
  3. Pembentukan LMDH pada 34 Desa
  4. Penyusunan Renstra pada 34 Desa

Alokasi Dana Sharing Pertahun

NO

TAHUN

JUMLAH LMDH

JUMLAH DESA

SHARING (Rp)

1

2

3

4

5

1

2002

1

1

4.440.629

2

2003

11

11

141.087.148

3

2004

22

22

875.168.680

4

2005

19

19

1.658.669.468

5

2006

23

23

2.698.871.737

6

2007

24

24

2.614.587.501

7

2008

26

26

2.790.629.978

8

2009

28

28

2.752.111.310

9

2010

24

24

2.647.822.032

10

2011

24

24

2.866.849.085

 

Kegiatan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Yang Sudah Dilaksanakan

1.     Dalam Kawasan Hutan

a.    Persemaian di LMDH Wahana Krida Muda Desa Kediren pada Tahun 2006 sebanyak 71.000 plc kerjasama dengan perhutani. Persemaian di desa Ngliron, Jati sari LMDH sebagai pengelola tenaga kerja.

b.    Bidang tanaman kehutanan LMDH telah membantu dan ada beberapa LMDH yang sudah memborong tanaman kehutanan. Pamanfaatan lahan di bawah tegakan yaitu :

  •  LMDH yaitu LMDH Wana Tani Ds. Temulus, LMDH Sido Dadi Mulyo Ds. Ngliron, LMDH Jati Mulyo Ds. Singget Budidaya Temulawak seluas : 11 ha.
  • LMDH yaitu Jegong, Gempol, Banglean budidaya porang masing – masing seluas : 1 ha dan juga menanam rumput kingres sebanyak : 40.000 btg.
  • Semua LMDH juga menanam polowijo maupun padi gogo.

c.    Pemeliharaan sudah banyak yang ikut membantu baik tenaga maupun biaya.

d.    Produksi / tebangan : 70% LMDH sudah ikut peran / terlibat dalam bidang tebangan contoh : dari LMDH tenaga angkut, senso dan pencatat hasil produksi per petak tebangan dan juga pengamanannya.

e.    Patroli bersama bidang keamanan hutan dan ada PAM swakarsa, jadwal patrol bersama.

 

2.        Luar kawasan hutan

a.    Usaha produktif

  • Koperasi berbadan hukum dari 34 LMDH sudah 34 LMDH yang mempunyai koperasi berbadan hukum kegiatannya simpan pinjam.
  • Usaha peternakan yaitu : penggemukan Sapi jumlah 107 ekor (Jegong, Tahunan, Gempol, Tanggel, Plosorejo, Tobo, Kediren, Kadengan, Jati, Singget, Sambowangan, Bodeh, Jatiklampok, Kalisari), Ternak Kambing jumlah 274 ekor (Banglean, Bodeh, Jati, Buloh, Kadengan)
  • Ternak puyuh di desa Jatisari tetapi pada tahun 2007 terkena flu burung.
  • Kerajinan tunggak / souvenir (Desa Kutukan, Wulung)
  • Sewa Tratak ( Desa Banjarejo, Jati klampok, Semanggi, Ngliron, Kalisari, Kepoh, Jegong, Tanggel )
  • Sewa mobil / Rental ( Desa Jegong dan Desa Tanggel )
  • Saprotan ( Desa Banglean dan Desa Gempol )

b.    Pendidikan

  • PAUD di LMDH Banglean, Bangunan beserta pengajarnya milik LMDH
  • TK ada 2 LMDH membantu opreasional sekolahan dll.
  • Pelatihan Biogas, Kompos, Pelatihan Administrasi Keuangan bagi LMDH
  • Pelatihan Budidaya tanaman non kayu ( HHBK yaitu empon empon & pengolahannya ) oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Blora
  • Pelatihan Pelepah Pisang oleh KSS PHBM dan LMDH KPH Padangan

3.        Program Bagi Hasil ( SHARING ) PHBM

Berbagi yang dimaksud adalah berbagi peran, hak dan tanggung jawab input, proses dan out put antara Perum Perhutani, masyarakat desa hutan LMDH dan pihak yang berkepentingan stake holder dalam pemanfaatan lahan, waktu dan pengelolaan kegiatan. Sedangkan bagi hasil yang dilaksanakan pada petak – petak tebangan yang masuk dalam wilayah desa pangkuan dengan porsi bagi hasil telah ditetapkan sesuai SK Direksi No. 436/KPTS/Dir/2011.

4.        Program Penyediaan Pangan

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan telah dilaksanakan budidaya dan pengusahaan tanaman pangan semusim dalam kawasan hutan dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan untuk meningkatkan penghasilan dan penhidupannya.

 

Tabel 19. Program Penyediaan Pangan Tahun 2007 – 2011

NO

KPH

TAHUN

LUAS

KOMODITAS

NILAI

TON

( x Rp. 1.000 )

1

2

3

4

5

6

7

1

Randublatung

2007

650,6

Padi

169,5

305.176

 

 

 

 

Jagung

741,6

1.112.475

 

 

 

 

Kedelai

25,0

101.712

 

 

 

 

Kcg. Tanah

59,0

59.332

 

 

 

 

Singkong

169,5

33.904

 

 

 

 

Cabai

21,1

73.850

Jumlah  :

1.185,7

1.686.449

2

Randublatung

2008

2.650,4

Padi

589,2

949.268

 

 

 

 

Jagung

9.672,1

18.676.211

 

 

 

 

Kedelai

15,8

99.181

 

 

 

 

Kcg. Tanah

28,9

94.984

 

 

 

 

Singkong

880,7

365.765

 

 

 

 

Cabai

61,0

95.735

Jumlah  :

11.247.7

20.281.144

3

Randublatung

2009

1.375,0

Padi

107,8

227.079

 

 

 

 

Jagung

3.547,5

6.443.666

 

 

 

 

Kedelai

10,4

51.554

 

 

 

 

Kcg. Tanah

32,8

98.806

 

 

 

 

Singkong

731,7

461.822

 

 

 

 

Cabai

11,3

36.988

Jumlah  :

4.441,5

7.319.915

4

Randublatung

2010

 

Padi

151,9

313.627

 

 

 

 

Jagung

731,5

1.682.216

 

 

 

 

Kedelai

15,9

98.123

 

 

 

 

Kcg. Tanah

91,6

410.191

 

 

 

 

Singkong

3.349,1

1.254.000

 

 

 

 

Lain lain

147,7

333.607

Jumlah  :

4.487,7

4.091.764

5

Randublatung

2011

 

Padi

160,7

332.888

 

 

 

 

Jagung

811,3

1.865.731

 

 

 

 

Kedelai

16,2

99.974

 

 

 

 

Kcg. Tanah

93,1

416.908

 

 

 

 

Singkong

3.666,9

1.372.993

 

 

 

 

Cabai

135,8

306.729

Jumlah  :

4.884,0

4.395.223

GRAND TOTAL :

26.246,6

37.774.495

 

5. Program Kemitraan dan Bina Lingkungan ( PKBL )

Program ini merupakan program kepedulian sosial terhadap lingkungan masyarakat sekitar kawasan hutan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar berkembang menjadi tangguh, mandiri dengan pemberdayaan kondisi sosial, ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana dari sebagian laba Perum Perhutani sehingga diharapkan mampu menumbuh kembangkan usaha produktif mitra binaan.

Realisasi Penyerahan Dana PKBL Tahun 2002 – 2011

NO

TAHUN

JUMLAH MITRA

BINAAN

JUMLAH BANTUAN

MODAL (Rp)

KETERANGAN

1

2

3

4

5

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

2002

2003

2004

2005

2006

2007

2008

2009

2010

2011

14

15

10

12

10

12

14

7

11

13

50.000.000

69.000.000

70.000.000

70.000.000

46.500.000

59.000.000

53.000.000

58.000.000

58.000.000

80.000.000

JUMLAH  :

118 MITRA

613.500.000

 

Pada tanggal 30 Maret 2012 KPH Randublatung telah mendapatkan Sertifikat Ekolable sehingga untuk Jenis tebangan yaitu Tebang A, B, E boleh memakai logo FSC kecuali tebang D tidak boleh memakai logo FSC.