KPH Telawa

OVERVIEW

Dok.Kom-PHT/Tlw @2015

Dok.Kom-PHT/Tlw @2015

Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Telawa adalah salah satu unit manajemen di wilayah Divisi Regional Jawa Tengah. Luas wilayahnya 18.667,30 Ha meliputi kawasan hutan yang berada di Kabupaten Boyolali, Grobogan , serta Kabupaten Sragen. Berdasarkan Revisi RPKH jangka 2009 sd 2018 untuk periuode 2014 sd 2018, kawasan hutan KPH Telawa adalah Kawasan Hutan Produksi seluas 18.667,3Ha yang terdiri dari Kawasan untuk perlindungan seluas 2.297,4 Ha (12,3 %), kawasan untuk produksi seluas 15.933,0 Ha (85,4 %) dan kawasan untuk pengguna penggunaan lain seluas 436,9 Ha (2,3 %).

Berdasarkan BABT (Berita Acara Tata Batas) tahun 1926 – 1927 dan BABT tahun 1937, KPH Telawa merupakan hutan produksi yang berdasarkan topografi terdiri dari 8,49 % lahan datar, landai (65,17%), bergelombang (22,59%) dan agak curam (3,75%). KPH Telawa berada di ketinggian 17 s/d 379,3 dpl. Berdasarkan Geologi, kondisinya terdiri dari batu kapur, batu lain-lain, dan vulkanik. Iklim di kawasan KPH Telawa termasuk tipe C dengan curah hujan 95,76mm per tahun.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh TWG Dames (Peta Tanah Tinjau tahun 1955) dan Soeprapto Hardjo, dkk (tahun 1957), bermacam – macam jenis tanah yang terdapat di kawasan hutan KPH Telawa yaitu jenis tanah Regosol kelabu, Grumosol, Grumusol kelabu tua, Litosol, Litosol Mediteran dan Rensina. Jenis tanah yang paling dominan terdapat di kawasan hutan KPH Telawa adalah jenis Regosol Kelabu dan Grumusol Kelabu tua. Susunan jenis tanah pada masing – masing Bagian Hutan (BH) di KPH Telawa adalah sebagai berikut :

  1. BH Telawa tersusun dari jenis tanah kompleks Regosol kelabu dan Grumusol kelabu tua dan Grumusol.
  2. BH Karangsono tersusun dari jenis tanah kompleks Regosol kelabu dan Grumusol kelabu tua serta kompleks Litosol Mediteran dan Rensina.
  3. BH Karanggede tersusun dari jenis tanah kompleks Regosol kelabu dan Grumusol kelabu tua serta asosiasi Litosol dan Grumusol kelabu tua.
  4. BH Gemolong ditempati macam tanah asosiasi Litosol dan Grumusol kelabu tua.

Pengelolaan kawasan hutan di KPH Telawa diorganisasikan dalam 7 BKPH dan 28 RPH. Masing-masing RPH mempunyai pelaksana lapangan untuk kegiatan tanaman, pemeliharaan, penjarangan, keamanan, pembantu penyuluh / sosial, pembantu lingkungan, dan tebangan (BKPH).

Ketujuh BKPH tersebut adalah Karangrayung, Ketawar, Krobokan, Karangwinong, Kedung cumpleng, Guwo dan Gemolong. Luas BKPH Karangrayung adalah 2.562,9 Ha, meliputi wilayah kerja RPH Termas, RPH Sumber, RPH Soroweyo dan RPH Lengkong.BKPH Ketawar memiliki luas 1.923,0 Ha, meliputi RPH Larangan, RPH Mangin, RPH Cekel dan RPH Kedunggedang. BKPH Karangwinong seluas 2.718,6 Ha, membawahi RPH Brangkal, RPH, Rejosari, RPH Karangwinong, dan RPH Karengan.

Sementara BKPH Kedungcumpleng punya luas 3.004,7 Ha, meliputi RPH KedungJati, RPH Bulu, RPH Bodeh dan RPH Ngaren. Lalu BKPH Krobokan memiliki luas 2.917,8 Ha, membawahi RPH Bercak, RPH Wuluhgede, RPH Kedungdawung dan RPH Ledok. Dan BKPH Guwo mempunyai luas 2.514,4 Ha, meliputi RPH Guwo, RPH Bogor, RPH Sokokerep, RPH Ngombo. Serta BKPH Gemolong 2.625,3 Ha meliputi RPH Grenjengan, RPH Juranggandul, RPH Kadirejo, dan RPH Kedungtombro. Selain itu, wilayah KPH Telawa juga meliputi alur seluas 400,60 Ha.  (Lihat :  Peta Wllayah)

Karyawan KPH Telawa berjumlah 239 orang.

.

.

Kelola Produksi

Kelola Lingkungan

Kelola Sosial

.

Berita-berita KPH Telawa

.

Administratur  :  Riyanto Yudhotomo

Perum Perhutani  KPH  Telawa

Jl. Acasia-Juwangi,  Telawa  Kabupaten Boyolali  57391

Telp.081325893739
Fax . 0292-658522

e-mail :  kph_telawa@yahoo.com