Laporan Keuangan 2009

Laporan Keuangan Perusahaan Tahun Konsolidasian 2009:

1. Neraca Keuangan

Ringkasan Laporan keuangan 2009 dan 2008 telah diaudit oleh Kanana Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar dalam semua hal yang material. Aktiva perusahaan tahun 2009 dibandingkan realisasi tahun 2008 menunjukkan peningkatan sebesar 14% atau setara dengan Rp 223,35 Miliar. Kenaikan aktiva ini disebabkan oleh kenaikan aktiva lancar yang terdiri dari kenaikan kas dan setara kas sebesar 12% atau setara dengan Rp 110,04 Miliar serta adanya kenaikan persediaan hasil hutan sebesar 43% atau setara dengan Rp 82,70 Miliar.

Pasiva perusahaan pada tahun 2009 dibandingkan realisasi tahun 2008 kewajiban lancar naik sebesar 22% atau setara dengan Rp 56,54 Miliar. Kewajiban tidak lancar mengalami peningkatan sebesar 10% atau setara dengan Rp 12,44 Miliar. Kenaikan kewajiban lancar ini antara lain disebabkan adanya peningkatan hutang usaha (anak perusahaan) sebesar Rp 21,20 Miliar. Untuk elemen ekuitas terdapat peningkatan yang berasal dari saldo laba yang belum ditetapkan penggunaannya sebesar 12% atau setara dengan Rp 153,75 Miliar yang menambah cadangan umum menjadi sebesar Rp. 436,398 miliar.

2. Laporan Laba Rugi

Realisasi laba tahun 2009 dibandingkan realisasi laba tahun 2008 turun sebesar 3% atau setara dengan Rp 6,31 Miliar. Penurunan laba tersebut antara lain disebabkan pendapatan di luar usaha pokok mengalami penurunan sebesar 49% atau setara dengan Rp 108,84 Miliar. Sedangkan pada sisi biaya, biaya usaha mengalami peningkatan sebesar 21% atau setara dengan Rp 96,17 Miliar