Pedoman Etika Perusahaan (Code of Conduct)

Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-09/MBU/2012 dan Surat Edaran Menteri BUMN Nomor: SE-05/MBU/2013 tentang Roadmap Menuju BUMN Bersih, Perum Perhutani menerbitkan Keputusan Direksi No. 1015/KPTS/DIR/2013 tanggal 24 Oktober 2013 tentang Pedoman Perilaku Perusahaan (Code of Conduct) Perum Perhutani sebagai pedoman internal perusahaan guna mendukung penerapan GCG.

Pedoman Perilaku Perusahaan (Code of Conduct) adalah pedoman internal Perusahaan yang berisikan sistem nilai: Etika bisnis, Etika kerja, Komitmen, serta Penegakan terhadap peraturan-peraturan Perusahaan bagi Insan Perhutani dalam menjalankan bisnis, dan aktivitas lainnya serta berinteraksi dengan Stakeholders.

Etika Bisnis
Etika bisnis merupakan sikap dasar Perusahaan dalam berhubungan dan melakukan aktivitas bisnis dengan semua Stakeholders, yaitu: Pemilik Modal, karyawan, pelanggan, pemasok, pemerintah, pesaing, auditor eksternal dan internal, masyarakat sekitar, mitra binaan, lingkungan, media massa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan organisasi kemasyarakatan, serikat, legislatif, perguruan tinggi dan lembaga penelitian serta Anak Perusahaan.

Etika bisnis disusun dengan mengedepankan Budaya Perusahaan, prinsip-prinsip GCG dan prinsip-prinsip integritas, mengutamakan mutu dan layanan produk dengan tetap melindungi hutan dari praktek bisnis ilegal dan menjaga ekosistem serta lingkungan dimana Perusahaan beroperasi serta menghargai kinerja dan prestasi karyawan tanpa membeda-bedakan ras, agama, gender maupun status karyawan.

Dengan dibangunnya Etika Bisnis, Perusahaan mempunyai komitmen untuk secara terus menerus membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan bagi para pihak.

Etika Kerja
Kinerja dan citra perusahaan sangat berkaitan dengan perilaku individu. Individu sebagai penggerak utama perusahaan memiliki peran utama dalam mewujudkan kinerja dan citra perusahaan yang baik. Oleh karena itu setiap individu harus menyadari bahwa citra dan reputasi perusahaan merupakan faktor yang mempengaruhi dan menentukan kelancaran usaha dan kelangsungan bisnis perusahaan. Karenanya Pedoman Perilaku juga berisi pedoman perilaku individu di dalam maupun di luar Perusahaan, pedoman berperilaku sebagai atasan dan pedoman berperilaku sebagai bawahan.

Komitmen terhadap hal-hal khusus
Merupakan pedoman mengenai hal-hal yang sifatnya khusus dan sangat penting dilaksanakan untuk menunjang pencapaian best practices penerapan GCG. Beberapa pedoman mengenai hal khusus yang ditetapkan menyangkut diantaranya:

  • Pelaksanaan pengelolaan catatan, dokumen dan informasi yang akurat, tepat waktu dan dapat dipertanggung jawabkan.
  • Kewajiban untuk turut mengamankan dan menjaga, memelihara dan menggunakan harta benda Perusahaan dengan sebaikbaiknya sesuai dengan ketentuan.
  • Tidak mentolerir adanya praktek-praktek penjualan informasi dari orang dalam (insider trading) dan melakukan tindakanhukum atas pelaku insider trading.
  • Menghindari adanya transaksi benturan kepentingan maupun kegiatan yang menimbulkan atau berpotensi menimbulkan terjadinya benturan kepentingan.
  • Tidak melakukan kegiatan politik praktis di lingkungan kerja dan melarang seluruh individu menjadi pengurus partai politik.
  • Melarang adanya tindakan pemberian hadiah/cinderamata, donasi, komisi maupun suap yang tidak memenuhi azas kepatutan dan kewajaran.

Pemberlakuan Code of Conduct Bagi Seluruh Level Oganisasi
Code of Conduct berlaku untuk Insan Perhutani seluruh level organisasi: Dewan Pengawas, Direksi, dan seluruh karyawan.
Pelaksanaan Code of Conduct merupakan komitmen dan tanggung jawab seluruh Insan Perhutani.

Sosialisasi dan Pelaksanaan Code of Conduct
Setiap karyawan menerima satu salinan Code of Conduct dan menandatangani formulir pernyataan bahwa yang bersangkutan telah menerima, memahami dan setuju untuk mematuhi Code of Conduct yang didokumentasikan oleh Direktorat SDM. Formulir pernyataan diperbaharui dan ditandatangani kembali setiap tahun.
Pelaksanaan Code of Conduct diawasi oleh Dewan Kehormatan yang terdiri dari unsur Dewan Pengawas, Dewan Direksi, Karyawan yang ditunjuk, dan Serikat.

Penegakan Code of Conduct

Pelaporan Pelanggaran CoC
Pelaporan terhadap pelanggaran atau penyimpangan dilakukan melalui Dewan Kehormatan, Pimpinan Unit Kerja atau Whistle Blowing System (WBS) dengan mencantumkan identitasnya dengan jelas, disertai dengan bukti pendukung yang relevan.

Sanksi dan Reward
Pelanggaran Code of Conduct dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Jika Mitra Usaha atau Stakeholders lain yang melakukan pelanggaran, maka akan dikenakan ketentuan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Apabila terkait dengan tindak pidana dapat diteruskan kepada pihak yang berwajib. Sebaliknya, kepatuhan terhadap Code of Conduct diberikan reward atau penghargaan sesuai dengan kebijakan Perusahaan.