Pedoman Tata Kelola Perusahaan

I.  PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pengelolaan perusahaan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada dasarnya merupakan upaya untuk menjadikan GCG sebagai kaidah dan panduan bagi pengelola perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Penerapan prinsip-prinsip GCG sangat diperlukan agar perusahaan dapat bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. GCG diharapkan dapat menjadi sarana untuk mencapai visi, misi dan tujuan perusahaan secara lebih baik.

Perusahaan Umum Kehutanan Negara disingkat Perum Perhutani, selanjutnya disebut Perusahaan, menyadari bahwa Penerapan GCG secara sistematis dan konsisten merupakan kebutuhan yang harus dilaksanakan. Penerapan GCG pada Perusahaan diharapkan dapat memacu perkembangan bisnis, akuntabilitas serta mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang tanpa mengabaikan kepentingan stakeholders lainnya.

Untuk meningkatkan kinerja dan kepatuhan terhadap implementasi prinsip-prinsip GCG, Perusahaan menyusun Panduan Tata Kelola Perusahaan (Code of Corporate Governance atau yang selanjutnya disebut COCG) yang merupakan kristalisasi dari kaidah-kaidah GCG, peraturan perundang-undangan yang berlaku, nilai-nilai budaya yang dianut, visi dan misi serta praktek-praktek terbaik (best practices) GCG. Penyusunan COCG ini bukan hanya sekedar untuk pengelolaan dan pengambilan keputusan bagi Perusahaan, namun juga sebagai pengendalian dan menjadi kriteria penguji atas kebijakan yang dikeluarkan oleh Perusahaan. Dengan penerapan GCG secara konsisten diharapkan semua nilai yang dimiliki oleh pihak-pihak yang berkepentingan atas Perusahaan (Stakeholders) dapat didayagunakan secara optimal dan menghasilkan pola hubungan ekonomis yang saling menguntungkan.

Mengingat lingkungan bisnis yang bersifat dinamis dan berkembang, maka COCG yang disusun oleh Perusahaan juga selalu disesuaikan dengan kondisi internal maupun eksternal yang ada. Pengkajian secara berkesinambungan selalu dilakukan sebagai upaya mencapai standar kerja yang terbaik bagi Perusahaan.

B. PENGERTIAN
Penerapan Praktek GCG berdasarkan Keputusan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor: Per-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 diartikan sebagai suatu proses dan struktur yang digunakan oleh Organ Perusahaan (Pemilik Modal/Menteri, Dewan Pengawas dan Direksi) untuk meningkatkankeberhasilan usaha dan akuntabilitas Perusahaan, guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholder lainnya, berlandaskan peraturan perundang-undangan dan nilai etika.
Pelaksanaan GCG yang baik membutuhkan check and balance pada setiap proses bisnis di tiap level maupun fungsi, sehingga pengelolaan Perusahaan yang berdasarkan prinsip-prinsip GCG dapatterwujud dan dengan pengaturan ini mampu mendorong Insan Perhutani untuk mencapai visi, misi dan tujuan Perusahaan.

Selengkapnya….