JATIROGO, PERHUTANI (13/11/2024) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jatirogo menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar hutan dengan menyalurkan bantuan air bersih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan ini ditujukan untuk masyarakat Desa Sadang, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban, yang terdampak kekeringan parah dan kesulitan mendapatkan air bersih. Penyaluran bantuan dilakukan pada Rabu (13/11).
Kepala Perhutani KPH Jatirogo, Dedy Siswandhi, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian Perhutani terhadap masyarakat desa hutan yang terdampak musim kemarau panjang. “Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi wujud kepedulian Perhutani dalam membantu dan meringankan beban masyarakat desa hutan. Dengan adanya kemarau panjang, banyak desa yang mengalami kesulitan air bersih. Sebanyak sepuluh truk tangki, masing-masing berkapasitas 10.000 liter, disalurkan secara bertahap ke Desa Sadang, Desa Sekaran, dan Desa Bader,” ungkapnya.
Dedy berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kekurangan air bersih. “Walaupun mungkin jumlahnya tidak seberapa, semoga bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang mengalami kekeringan,” ujarnya.
Suci Arini, Kepala Desa Sadang, menyampaikan bahwa bantuan air bersih dari Perhutani sangat dinantikan oleh warganya. Ia berharap agar program bantuan ini bisa berlanjut, mengingat kebutuhan air bersih yang masih tinggi di wilayahnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Semoga ke depan ada kerja sama yang lebih erat antara Perhutani dan warga Sadang, misalnya melalui bantuan untuk pengadaan sumur air bersih,” harapnya.
Seorang warga Desa Sadang, Parimin, juga turut mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih yang disalurkan. “Perlu diketahui bahwa di desa ini harga air bersih untuk konsumsi atau diminum mencapai Rp 20.000 per galon, dan untuk memasak sekitar Rp 5.000 per galon. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang kesulitan mendapatkan air dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Dengan adanya program TJSL ini, Perhutani KPH Jatirogo berharap dapat terus mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan hutan, terutama dalam menghadapi bencana kekeringan. Perhutani juga berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. (Kom/Pht/Jtr-Eva)
Editor:Lra
Copyright©2024