{"id":1204,"date":"2011-06-06T15:46:02","date_gmt":"2011-06-06T08:46:02","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/id\/?p=1204"},"modified":"2022-04-04T12:57:22","modified_gmt":"2022-04-04T12:57:22","slug":"perhutani-bangun-tiga-pabrik-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/perhutani-bangun-tiga-pabrik-baru\/","title":{"rendered":"Perhutani Bangun Tiga Pabrik Baru"},"content":{"rendered":"<div>\nPerum Perhutani berencana membangun tiga pabrik pengolahan getah\u00a0 pinus menjadi gum rosin senilai 964 miliar rupiah. Rencananya, BUMN pemilik sejumlah\u00a0 HTI (Hutan Tanaman Industri)\u00a0 ini akan membangun pabrik\u00a0 seluas 200-300 meter persegi\u00a0 di sekitar area hutan mereka di\u00a0 Sukabumi (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), dan Kediri\u00a0 (Jawa Timur).<br \/>\nDirektur Keuangan dan Plt\u00a0 Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Perhutani ANS\u00a0 Kosasih mengatakan pembagunan pabrik tersebut meruakan bagian dari alokasi anggaran belanja modal (capital\u00a0 exependiture\/capex) sebesar\u00a0 964 miliar rupiah di tahun ini.<br \/>\n&#8220;Sebanyak 600 miliar rupiah akan kami gunakan uninvestasi pengembangan\u00a0 area hutan. Sisanya 300 miliar\u00a0 rupiah untuk pembangunan\u00a0 tnfrastrukrur,&#8221; kata Kosasih di\u00a0 Jakarta, pekan lalu.<br \/>\nRencananya, Perhutani mulai membangun ketiga pabrik pengolahan getah pinus menjadi gum rosin secara serentak\u00a0 pada Agustus 2011. Saat ini,\u00a0 ujar Kosasih, pihaknya tengah\u00a0 menjalani proses feasibility studies. Diharapkan pembangunan ketiga pabrik itu bisa\u00a0 rampung pada Juli 2012.<br \/>\nMenurut Kosasih, pabrik\u00a0 tersebut dapat memproduksi 100 ribu ton gum rosin setiap tahunnya. Namun, di tahun\u00a0 pertama produksi, yakni pada\u00a0 2012 mendatang, Kosasih menuturkan Perhutani menargetkan volume produksi gum rosin dapat dipenuhi tak kurang dari 50ribu ton.<br \/>\n&#8220;Selama ini Perhutani cuma\u00a0 jual komoditas mentahya saja,\u00a0 yakni getah karet. Padahal, kebutuhan pasar terhadap gum rosin\u00a0 cukup tinggi. Di sinilah Perhutani akan mengambil peran,&#8221; ungkapnya. Gum rosin merupakan\u00a0 bahan kimia hasil olahan getah\u00a0 karet yang dapat digunakan untuk industri kertas, ban, tinta, cat, lem, hingga kosmetika.<br \/>\nTerkait dengan sumber pendanaan, Kosasih menjelaskan, pihaknya telah mendapat\u00a0 kornitrnen fasilitas perbankan\u00a0 dari PT Bank Rakyat Indonesia\u00a0 Tbk senllai 1,964 triliun rupiah\u00a0 pada awal pekan lalu.<br \/>\nPendapatan Naik<br \/>\nBerdasarkan catatan yang\u00a0 dilansir Perhutani, saat ini\u00a0 harga jual gum rosin di pasar\u00a0 dunia berada di kisaran 2.500-\u00a0 2.800 dollar AS atau setara 22,5 juta &#8211; 25,2 juta rupiah per ton.\u00a0 Dengan perhitungan harga\u00a0 jual tersebut serta ditambah dengan tingginya permintaan\u00a0 pasar terhadap gum rosin, Perhutani optimistis pembangunan tiga pabrik tersebut mampu\u00a0 mendongkrak pendapatan mereka sebanyak 25 persen.<br \/>\nDiakui Kosasih, sampai saat\u00a0 ini, 50 persen dari total pendapatan Perhutani disumbang dari penjualan produksi getah karet mentah (gondorukem). Tahun ini, perusahaan pelat merah yang\u00a0 bergerak di usaha kehutanan itu\u00a0 menargetikan perolehan pendapatan 4,1 triliun rupiah dengan\u00a0 laba bersih 300 miliar rupiah.<br \/>\n&#8220;Apabila semua berjalan\u00a0 sesuai rencana, tahun depan,\u00a0 Perhutani bisa meraih pendapatan di atas 5 triliun rupiah,\u201d\u00a0 tutur Kosasih.<br \/>\nTarget pendapatan tersebut\u00a0 meningkat sekitar 135 persen\u00a0 bila dibanding tahun sebelumnya, Pada 2010, Perhutani\u00a0 mencatatkan pendapatan 1,398\u00a0 triliun rupiah dengan raupan\u00a0 laba bersih 209 miliar rupiah.<br \/>\nCapaian pendapatan tersebut, selain berasal dari penjualan gondorukem yang\u00a0 diekspor ke Eropa, China, India, Amerika Serikat, dan Korea, diperoleh dari penjualan\u00a0 sejumlah komoditas lainnya,\u00a0 seperti hasil Industri kayu cepu\u00a0 dan brumbung, berupa garden\u00a0 furniture dan flooring, ke pasar\u00a0 Eropa, Amerika Serikat, Timur\u00a0 Tengah, dan Asia.<br \/>\nNama Media : KORAN JAKARTA<br \/>\nTanggal \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Senin, 6 Juni 2011 hal 11<br \/>\nTONE \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : POSITIVE<br \/>\n&nbsp;\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perum Perhutani berencana membangun tiga pabrik pengolahan getah\u00a0 pinus menjadi gum rosin senilai 964 miliar rupiah. Rencananya, BUMN pemilik sejumlah\u00a0 HTI (Hutan Tanaman Industri)\u00a0 ini akan membangun pabrik\u00a0 seluas 200-300 meter persegi\u00a0 di sekitar area hutan mereka di\u00a0 Sukabumi (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), dan Kediri\u00a0 (Jawa Timur). Direktur Keuangan dan Plt\u00a0 Direktur Sumber Daya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-1204","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1204"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203674,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1204\/revisions\/203674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}