{"id":1433,"date":"2010-11-26T06:27:32","date_gmt":"2010-11-25T23:27:32","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/id\/?p=664"},"modified":"2022-04-04T12:57:35","modified_gmt":"2022-04-04T12:57:35","slug":"peduli-hutan-peran-bumn-diuji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/peduli-hutan-peran-bumn-diuji\/","title":{"rendered":"Peduli Hutan, Peran BUMN Diuji"},"content":{"rendered":"<p>PROGRAM ekonomi  hijau yang ditegaskan Presiden  Susilo Bambang  Yudhoyono kepada seluruh elemen bangsa  Indonesia ditindaklanjuti  dengan aksi. Contoh dari  aplikasi program tersebut  adalah peduli hutan  (penanaman satu miliar  pohon) yang digulirkan  Kementerian Kehutanan.<br \/>\nMenteri Kehutanan, Zulkifli  Hasan mengatakan program  tersebut sudah digalakkan sejak awal 2010. Program tersebut merupakan kontribusi nyata dan bentuk kepedulian bangsa Indonesia terhadap perbaikan lingkungan global. &#8220;Dengan menanam pohon, diharapkan mampu mereduksi dampak  perubahan iklim, termasuk emisi gas karbon,&#8221; katanya seraya  menjelaskan bahwa satu pohon  dapat . menghasilkan 20 jura  kandungan oksigen yang dihirup umat manusia. Itulah sebabnya program ini hams terus  digelorakan dan dilakukan secara kontinu. Keberhasilan program itu membutuhkan partisipasi seluruh komponen bangsa,  mulai dari pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, swasta dan BUMN.<br \/>\nUntuk elemen terakhir yang  disebut (BUMN), Zulkifli Hasan punya kiat. Menyertakan Perum  Perhutani dan Inhutani (BUMN  kehutanan) untuk berperan  aktif. Urusan peduli hutan sebenarnya bukan hanya milik  BUMN kehutanan. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga melakukan hal serupa. BRI mengemas  peduli hutan melalui kegiatan  bertema BRI Bersemi (bersepeda untuk bumi), &#8220;Ini partisipasi  yang didorong oleh kesadaran,  kemauan dan tanggung jawab  terhadap kelestarian lingkungan,&#8221; kata Zulkifli Hasan.<br \/>\nDirektur Utama BRI, Sofyan  Basyir mengaku telah mengalokasikan Rpl,842 miliar dalam  program tersebut. &#8220;BRI juga  memberikan pelatihan kepada  penerima bantuan program  bina lingkungan yang memproduksi produk olahan kompos  organik hasil sampah buangan  rumah tangga,&#8221; katanya.<br \/>\nMenurut Marwan Ja&#8217;Far,  Ketua Fraksi Partai Kebangkitan  Bangsa DPR; pengusahaan  penghijauan dan penggunaan  energi untuk kebutuhan manusia di masa sekarang dan di masa depan telah menjadi kerinduan mondial yang terus menerus  dipikirkan dan pertimbangkan.<br \/>\nBeberapa negara di dunia telah mengusahakan menjadikan  negara mereka hijau dengan  penggunaan energi yang benar-  benar murni dari alamo Namun  tidak mengeksploitasi alam Indonesia hijau adalah cita  membangun kesadaran otentik  dan universal masyarakat Indonesia, sadar dan peduli terhadap lingkungan. Khusus semangat budaya tanam. Lewat semboyan Save Our Planet diarahkan pada kegiatan-kegiatan  yang mengarusutamakan partisipasi masyarakat dan kemitraan strategis antarpihak untuk mendorong program pelestarian lingkungan.<br \/>\nMarwan seperti dikutip dari  tulisan opini di koran ini mengatakan, hutan tropis di Indonesia kerap digambarkan sebagai emas hijau. &#8220;Luar biasa.  Sumber daya hutan ini merupakan hutan hujan tropis terbesar  ketiga setelah Zaire dan Brasil,&#8221;  katanya.<br \/>\nKekayaan alam hutan tropis  Indonesia sangat berlimpah terutama biodiversitas. Kelimpahan dan keunikan biodiversitas  yang dimi1iki ternyata tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia.  juga bagi seluruh masyarakat di  dunia terutama sebagai pe-  nyangga ekosistem planet  bumi.<br \/>\nSeiring pembangunan di Indonesia dan kekhawatiran dampak kelestarian sumber daya  hutan, mendorong lahir berbagai kesepakatan tentang pembangunan berkelanjutan dan  pelestarian hutan tropis. Kesepakatan-kesepakatan ini pada dasarnya mempunyai kesamaan prinsip dasar. Yaitu, sumber daya hutan merupakan sumberdaya publik hingga bukan lagi  milik komunitas suatu negara,  Melainkan seluruh komunitas  dunia. Peran dan fungsi hutan  bersifat multidimensi dan lintas  teritorial menjadtkan hutan  Indonesia menjelma menjadi  milik masyarakat dunia. Kelak  hams diwariskan kepada generasi mendatang melalui prinsip pengelolaan hutan lestari.<br \/>\nSecara nyata, hutan tropis  Indonesia diklaim sebagai paru-  paru dunia yang hams dipertahankan. Keanekaragaman flora  dari berbagai jenis tumbuhan  tropis, Indonesia sangat kaya  unsur-unsur fauna. Atas dasar  perkembangan paradigma pengelolaan hutan, pengelolaan  hutan bukan semata-mata hanya hasil hutan tumbuhan berupa kayu.<br \/>\nMempertajam kesepakatan,  Dalam sebuah acara BUMN Executive Breakfast di jakarta, baru-baru ini, Zulkifli Hasan menyarankan Menteri BUMN, Mustafa Abubakar agar melakukan  merger terhadap BUMN kehutanan yang secata koordinasi  juga berada di bawah Kernenterian Kehutanan.<br \/>\nMerger dimaksudkan untuk  mengoptimalkan rehabilitasi  kawasan hutan. &#8220;Tadi saya sampaikan kepada Menteri BUMN,  Mustafa Abubakar agar terjadi  sinergi antara Perum Perhutani yang beroperasi di Iawa dengan  PT Inhutani yang mengelola kawasan di luar jawa,&#8221; katanya.<br \/>\nMenhut menilai kinerja Perhutani bagus dan kernampuannya melakukan rehabilitasi kawasan hutan juga mumpuni. Dengan merger, pemerintah berharap bisa mengoptimalkan rehabilitasi kawasan hutan, tidak  hanya di Pulau jawa, tetapi juga  di Sulawesi, Kalimantan, dan  Sumatera. &#8220;Kita perlu rehabilitasi  kawasan hutan besar-besaran  karena tingkat kerusakan hutan  yang cukup memprihatinkan.  Kita ingin penanaman tidak  dilakukan sporadis, tidak asal-  asalan dan harus yang terlatih.&#8221;<br \/>\nApalagi, pemerintah pada  2011 memiliki target penanaman yang besar, baik dengan  menggunakan dana Anggaran  Pendapatan Belanja Negara  (APBN) maupun Badan Layanan  Umum Pusat Pembiayaan Pembangunan Hutan (BLU-P3H)  yang berada di bawah Kementerian Kehutanan. &#8220;Dan APBN, dana untuk menunjang kegiatan  rehabilitasi mencapai Rp3 triliun dan di BLU-P3H ada sekitar  Rp2,6 trillun.&#8221; Katanya. Saat ini  terdapat Perum Perhutani dan  Inhutani yang secara khusus  memiliki bisnis utama sebagai  perusahaan yang bergerak di  bisnis hutan. Menurut Zulkifli,&#8221; tak adil jika perusahaan tersebut mendulang laba dari hutan tapi tidak peduli hutan. Karena itu, kata Zulkifli, pembangunan kehutanan yang saat ini  tengah dilakukan Kementerian  Kehutanan juga menjadi konsen BUMN kehutanan.<br \/>\nNama Media : JURNAL NASIONAL<br \/>\nTanggal       : Rabu, Nopember 24 2010<br \/>\nPenulis        : Wahyu Utomo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PROGRAM ekonomi hijau yang ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada seluruh elemen bangsa Indonesia ditindaklanjuti dengan aksi. Contoh dari aplikasi program tersebut adalah peduli hutan (penanaman satu miliar pohon) yang digulirkan Kementerian Kehutanan. Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan mengatakan program tersebut sudah digalakkan sejak awal 2010. Program tersebut merupakan kontribusi nyata dan bentuk kepedulian bangsa Indonesia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-1433","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1433"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203857,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1433\/revisions\/203857"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}