{"id":1547,"date":"2011-05-25T15:14:54","date_gmt":"2011-05-25T08:14:54","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/id\/?p=1086"},"modified":"2022-04-04T12:57:25","modified_gmt":"2022-04-04T12:57:25","slug":"perhutani-gandeng-pgn-turunkan-emisi-karbon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/perhutani-gandeng-pgn-turunkan-emisi-karbon\/","title":{"rendered":"Perhutani Gandeng PGN Turunkan Emisi Karbon"},"content":{"rendered":"<p>Perum Perhutani menggandeng PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mempercepat perluasan hutan rakyat di Jawa.<br \/>\nKerja sama sinergi dua BUMN ini telah menghasilkan hutan rakyat seluas 358,5 hektare (ha) di tiga kabupaten yakni Serang, Bogor dan Mojokerto. Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan luasannya mencapai sekitar 1.000 hektare hutan rakyat.<br \/>\nSinergi ini merupakan realisasi tindak lanjut penandatanganan MoU antara Menteri BUMN RI dan Menteri Kehutanan RI dalam Percepatan Program Penanaman 1 Miliar Pohon Tahun 2010.<br \/>\nSinergi ini juga merupakan komitmen pemerintah untuk menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 26% sampai pada tahun 2020 serta komitmen Kementerian BUMN untuk membangun dan mengembangkan hutan rakyat seluas 2 juta hektare di Pulau Jawa sampai dengan tahun 2014.<br \/>\n&#8220;Dibutuhkan kurang lebih 13 miliar pohon yang tertanam pada lima tahun sebelum 2020. Hutan rakyat adalah salah satu andalan yang dapat mempercepat program pengurangan emisi karbon sekaligus peningkatan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan dan petani,&#8221; kata Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perhutani Haryono Kusumo dalam siaran persnya terkait acara Penutupan Pelaksanaan Penanaman Pohon tahun 2010 di Desa Karangsuraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Banten, Selasa (24\/5).<br \/>\nMenurut Haryono, kerja sama three partied, Perhutani, PGN dan Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR), sesuai kontribusi masing-masing yaitu lahan oleh KTHR, biaya pembuatan tanaman tahun pertama oleh PT. PGN; perencanaan, pembinaan KTHR, pemeliharaan, pengamatan tanaman oleh Perhutani. (Atp\/OL-9)<br \/>\nWebsite : MEDIAINDONESIA.COM<br \/>\nLink \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 :\u00a0<a href=\"http:\/\/www.mediaindonesia.com\/read\/2011\/05\/24\/228404\/4\/2\/Perhutani-Gandeng-PGN-Turunkan-Emisi-Karbon\">http:\/\/www.mediaindonesia.com\/read\/2011\/05\/24\/228404\/4\/2\/Perhutani-Gandeng-PGN-Turunkan-Emisi-Karbon<\/a><br \/>\nTanggal : Selasa, 24 Mei 2011 19:27 WIB<br \/>\nPenulis\u00a0 : Andreas Timothy<br \/>\nTONE \u00a0\u00a0\u00a0 : POSITIVE<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perum Perhutani menggandeng PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mempercepat perluasan hutan rakyat di Jawa. Kerja sama sinergi dua BUMN ini telah menghasilkan hutan rakyat seluas 358,5 hektare (ha) di tiga kabupaten yakni Serang, Bogor dan Mojokerto. Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan luasannya mencapai sekitar 1.000 hektare hutan rakyat. Sinergi ini merupakan realisasi tindak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-1547","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1547","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1547"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203718,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1547\/revisions\/203718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}