{"id":1603,"date":"2011-07-31T03:04:52","date_gmt":"2011-07-30T20:04:52","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/id\/?p=1481"},"modified":"2022-04-04T12:57:15","modified_gmt":"2022-04-04T12:57:15","slug":"komisi-iv-desak-menhut-siaga-kebakaran-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/komisi-iv-desak-menhut-siaga-kebakaran-hutan\/","title":{"rendered":"Komisi IV Desak Menhut Siaga Kebakaran Hutan"},"content":{"rendered":"<p>Komisi IV DPR mendesak Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan mengantisipasi\u00a0 kebakaran hutan yang kerap terjadi di musim kemarau.<br \/>\nAnggota Komisi IV DPR Ma&#8217;mur Hasanuddin mengatakan, pemerintah harus mulai melakukan program siaga penuh terhadap kebakaran hutan di ribuan titik rawan hutan yang tersebar di seluruh Indonesia.<br \/>\n&#8220;Kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia akhir-akhir ini menandakan musim kemarau sudah mulai berlangsung. Ditambah lagi fenomena perubahan iklim yang berpotensi menimbulkan el nino dapat terjadi tahun ini,&#8221; ujarnya.<br \/>\nMa&#8217;mur pun memberikan apresiasi terhadap kebijakan Menhut ketika memberi penghargaan kepada kepala daerah yang membuat program pencegahan kebakaran hutan.<br \/>\nMenurutnya, kegiatan pencegahan oleh Perum Perhutani dengan alat seadanya tidak akan cukup mengantisipasi kebakaran hutan. Perlu tindakan dari pemerintah pusat dalam penyiapan program dan alat untuk mengantisipasi itu.<br \/>\nSalah satu contoh lambatnya \u00a0penanganan hutan yakni ketika kebakaran hutan terjadi di Madiun, Jawa Timur, pekan lalu. Mengapa petugas hutan baru memberikan penyuluhan antisipasi kebakaran hutan kepada masyarakat sekitar setelah kebakaran terjadi.<br \/>\n&#8220;Seharusnya penyuluhan itu dilakukan secara intensif dan terus menerus. Jangan menunggu kebakaran hutan baru diberi penyuluhan,&#8221; ucap Ma&#8217;mur.<br \/>\nDia mengingatkan kepada pemerintah, kebakaran hutan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar. Ma&#8217;mur mencontohkan, pada 1997-1998, kebakaran hutan terbesar dalam sejarah di Indonesia telah menghanguskan hutan seluas 11,7 Juta hektar.<br \/>\nMenhut Zulkifli Hasan yang dikonfirmasi Rakyat Merdeka mengatakan, upaya maksimal\u00a0 hingga saat ini terus dilakukan untuk mengatasi kebakaran hutan.<br \/>\n&#8220;Kalau (kebakaran) hutan Alhamdulilah dari tahun lalu turun terus. Kesiapan kita untuk mengantisipasi kebakaran hutan sudah baik. Yang kami khawatirkan justru di lahan perkebunan dan pertanian,&#8221; katanya.<br \/>\nMenteri asal PAN ini menambahkan, anggaran kementeriannya naik terus setiap tahun. Tahun ini lebih dari Rp 200 miliar siap digelontorkan untuk penanganan hutan secara keseluruhan.<br \/>\nNama Media : RAKYAT MERDEKA<br \/>\nTanggal \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Sabtu, 30 Juli 2011, Hal. 16<br \/>\nPenulis \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Yan<br \/>\nTONE \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : NETRAL<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi IV DPR mendesak Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan mengantisipasi\u00a0 kebakaran hutan yang kerap terjadi di musim kemarau. Anggota Komisi IV DPR Ma&#8217;mur Hasanuddin mengatakan, pemerintah harus mulai melakukan program siaga penuh terhadap kebakaran hutan di ribuan titik rawan hutan yang tersebar di seluruh Indonesia. &#8220;Kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia akhir-akhir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-1603","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1603"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":203591,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1603\/revisions\/203591"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}