{"id":170752,"date":"2021-05-28T09:04:10","date_gmt":"2021-05-28T02:04:10","guid":{"rendered":"https:\/\/perhutani.co.id\/?p=170752"},"modified":"2022-04-04T12:46:57","modified_gmt":"2022-04-04T12:46:57","slug":"perhutani-serahkan-bantuan-kups-rp91-juta-pada-lmdh-pandan-arum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/perhutani-serahkan-bantuan-kups-rp91-juta-pada-lmdh-pandan-arum\/","title":{"rendered":"Perhutani serahkan bantuan KUPS Rp91 juta pada LMDH Pandan Arum"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\">ANTARANEWS.COM (28\/05\/2021) | Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro menyerahkan bantuan kepada kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) senilai Rp91.640.000, kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandan Arum yang diterima oleh Kepala Desa Klino Dwi Nur Wijayanti, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Melalui keterangan tertulisnya Jumat, Wahyu Kuncoro mengatakan penyerahan itu dilakukan saat dirinya melakukan kunjungan kerja di Desa Klino dengan potensi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Kabupaten Bojonegoro.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">&#8220;Kami menyerahkan bantuan Sarpra KUPS Porang Emas senilai Rp91.640.000 kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandan Arum yang diterima oleh Kepala Desa Klino, Dwi Nur Wijayanti,&#8221; katanya<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Menurut Wahyu Kuncoro potensi dan kearifan lokal perlu dikembangkan, untuk itu diperlukan percontohan dan sinergitas dalam membangun bersama dengan dukungan dari para pihak.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Ia mengatakan, kerja sama antara Perhutani dengan masyarakat Desa Klino Bojonegoro ini meliputi kerja sama dalam bidang rehabilitasi hutan dan lahan, peningkatan kerja sama dalam peningkatan budidaya tanaman porang serta pembangunan desa model.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sementara Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ademos, M. Codhori selaku pendamping dan konsultan lingkungan Desa Klino menyampaikan, pihaknya sepakat bahwa untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan hutan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Untuk itu, kata dia, pembangunan lingkungan tidak hanya dibebankan pada Perhutani saja, melainkan harus menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">&#8220;Di sini ada Perhutani, Forpimka serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), pastinya kerja sama ini akan menjadi energi positif untuk membangun potensi Desa Klino Bojonegoro ke depannya,&#8221; tukasnya. (*)<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sumber : <a href=\"https:\/\/jatim.antaranews.com\/berita\/488418\/perhutani-serahkan-bantuan-kups-rp91-juta-pada-lmdh-pandan-arum\">antaranews.com<\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Tanggal : 28 Mei 2021<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTARANEWS.COM (28\/05\/2021) | Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro menyerahkan bantuan kepada kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) senilai Rp91.640.000, kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Pandan Arum yang diterima oleh Kepala Desa Klino Dwi Nur Wijayanti, Kabupaten Bojonegoro, Jatim. Melalui keterangan tertulisnya Jumat, Wahyu Kuncoro mengatakan penyerahan itu dilakukan saat dirinya melakukan kunjungan kerja di Desa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":89,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[32,19,20,21],"class_list":["post-170752","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-beritaperhutani","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170752","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/89"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=170752"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170752\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198906,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/170752\/revisions\/198906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=170752"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=170752"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=170752"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}