{"id":187769,"date":"2021-11-26T08:33:16","date_gmt":"2021-11-26T01:33:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=187769"},"modified":"2021-11-26T08:33:16","modified_gmt":"2021-11-26T01:33:16","slug":"dirut-perhutani-kawal-agroforestry-porang-mandiri-di-saradan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/dirut-perhutani-kawal-agroforestry-porang-mandiri-di-saradan\/","title":{"rendered":"Dirut Perhutani Kawal Agroforestry Porang Mandiri di Saradan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">SARADAN, PERHUTANI (26\/11\/2021) | Direktur Utama Perhutani melakukan kunjungan kerja di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan pada lokasi rencana tanaman <em>Agroforestry<\/em>\u00a0Porang Mandiri (APM) di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Wilangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilangan Utara, Jumat (26\/11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Wahyu Kuncoro dalam kunjungannya didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Asep Dedi Mulyadi dan Kepala Divisi Regional Jawa Timur Karuniawan Purwanto Sanjaya dan disambut oleh Administratur KPH Saradan Rumhayati didampingi oleh Kasi Pembinaan SDH dan PS Sem Charles, Kasi Produksi dan Ekowisata Hari Pramono dan Asper BKPH Wilangan Utara Fery Fendy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Wahyu mengatakan bahwa program APM ini harus berjalan dengan baik karena budidaya tanaman porang bisa dilakukan dibawah tegakan serta dengan adanya tanaman<em>\u00a0agroforestry<\/em> Porang Mandiri ini akan meningkatkan pendapatan perusahaan. Ia meminta kepada jajarannya jika APM ini harus selalu diamati pertumbuhannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cKita akan kawal langsung program <em>Agroforestry<\/em>\u00a0Porang Mandiri ini dalam rangka mendukung ketahanan pangan, untuk itu pengembangan tanaman porang ini perlu disupport agar KPH Saradan mampu menjadi KPH mandiri,\u201d kata Wahyu menjelaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Wahyu menambahkan, kita harus mencari tanaman jangka pendek yang bisa dipanen untuk bisa <em>survive<\/em>, dan <em>Agroforestry<\/em> Porang Mandiri ini bisa menjadi salah satu solusinya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara itu Rumhayati menyampaikan jika dirinya beserta jajaran akan berusaha dengan penuh semangat untuk berfikir dan bertindak <em>out of the box<\/em>\u00a0dalam meningkatkan pendapatan perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201c<em>Agroforestry<\/em> Porang Mandiri ini merupakan salah program dari Perhutani yang akan membawa dampak positif untuk keamanan hutan, karena tanaman tersebut tumbuh dibawah tegakan pohon, sehingga masyarakat otomatis menjaga tegakan pohon, karena porang hanya membutuhkan sinar matahari 60 % saja,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada lokasi APM tersebut terbagi dua lokasi yakni untuk petak tanaman porang dari bibit katak (pupil) pada petak 33a-1 dengan luas 13 hektar dan bibit dari umbi 2,5 hektar dan untuk lokasi tanaman tunas <em>adventive<\/em> di petak 32b luas baku 5,4 hektar dengan luas tunas 4,3 hektar dan untuk katak seluas 1,1 hektar. (Kom-PHT\/Srd\/Swn)<\/p>\n<p>Editor : Ywn<\/p>\n<p>Copyright\u00a92021<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SARADAN, PERHUTANI (26\/11\/2021) | Direktur Utama Perhutani melakukan kunjungan kerja di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Saradan pada lokasi rencana tanaman Agroforestry\u00a0Porang Mandiri (APM) di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Wilangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wilangan Utara, Jumat (26\/11). Wahyu Kuncoro dalam kunjungannya didampingi oleh Sekretaris Perusahaan Asep Dedi Mulyadi dan Kepala Divisi Regional Jawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":74,"featured_media":187772,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[73,4652,31,1585,43,45,19,20,21,33],"class_list":["post-187769","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-rimba","tag-kph-saradan","tag-agroforestryporang","tag-dirutperhutani","tag-perhutanidivisiregionaljawatimur","tag-perhutanisuararimba","tag-suararimba","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani","tag-wahyukuncoro"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187769","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/74"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187769"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187769\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187769"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187769"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187769"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}