{"id":193263,"date":"2022-01-10T08:11:44","date_gmt":"2022-01-10T01:11:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=193263"},"modified":"2022-04-04T12:46:18","modified_gmt":"2022-04-04T12:46:18","slug":"di-boyolali-ajari-anak-cinta-lingkungan-dengan-tanam-bibit-pohon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/di-boyolali-ajari-anak-cinta-lingkungan-dengan-tanam-bibit-pohon\/","title":{"rendered":"Di Boyolali, Ajari Anak Cinta Lingkungan dengan Tanam Bibit Pohon"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">SUARAMERDEKA.COM (10\/01\/2022) | Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Anak (TA) Al Hidayah di Dukuh Kalitlawah, Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi Boyolali mengikuti gerakan tanam pohon, Senin (10\/1\/2022).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penanaman aneka macam bibit tanaman dilakukan di hutan milik Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Telawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ratusan siswa itu pun menyambut antusias kegiatan penanaman di hari sejuta pohon sedunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mereka memilih bibit tanaman yang akan ditanam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Satu anak mendapat satu bibit pohon dan berkewajiban memantau perkembangan tanaman tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Ketua Yayasan Madin Al Hidayah Nurul Muttaqin, Joko Susilo, kegiatan penanaman pohon ini dilakukan dengan melibatkan berbagai stake holder.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Salah satunya DLH dan komunitas Boygreen yang menyediakan bibit tanaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cTiap siswa diizinkan mengambil satu jenis bibit pohon. Setelahnya mereka diminta untuk menanam di lokasi milik Perhutani,\u201d katanya disela kegiatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia menilai, penanaman pohon di kawasan utara Boyolali sangat penting.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pasalnya, kawasan tersebut sering kekurangan air saat kemarau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Karena itu, pihaknya juga memberi kisi-kisi pada anak-anak untuk menanam pohon di lokasi yang strategis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cYakni menanam pohon di dekat sumber air untuk membantu mengikat air tanah, di lokasi rawan longsor dan di pinggir-pinggir sungai yang rawan erosi.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tak berhenti pada penanaman pohon, siswa wajib memantau perkembangannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pada minggu pertama setelah penanaman siswa mengirimkan foto untuk laporan ke wali kelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Apakah tanaman hidup serta tumbuh subur dan lokasi penanaman sesuai kisi-kisi yang diberikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Lalu dua minggu setelahnya atau sebulan setelahnya dicek kembali kondisi tanaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika sebulan itu tanaman tetap hidup berarti aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pihaknya juga akan memberi reward pada anak-anak yang berhasil menanam di tempat yang ada dikisi-kisi dan kondisi tanaman tumbuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSetelahnya, mungkin satu -dua tahun kita cek lagi. Dan kami siap memberikan reward pada anak-anak agar semangat menjaga alam.\u201d*<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\">Sumber : <a href=\"https:\/\/solo.suaramerdeka.com\/solo-raya\/pr-052343013\/di-boyolali-ajari-anak-cinta-lingkungan-dengan-tanam-bibit-pohon\">suaramerdeka.com<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Tanggal : 10 Januari 2022<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUARAMERDEKA.COM (10\/01\/2022) | Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Anak (TA) Al Hidayah di Dukuh Kalitlawah, Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi Boyolali mengikuti gerakan tanam pohon, Senin (10\/1\/2022). Penanaman aneka macam bibit tanaman dilakukan di hutan milik Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Telawa. Ratusan siswa itu pun menyambut antusias kegiatan penanaman di hari sejuta pohon [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":113,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[492,668,19,20,21],"class_list":["post-193263","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-gerakan-penanaman-pohon","tag-kph-telawa","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193263","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/113"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=193263"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193263\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":198684,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/193263\/revisions\/198684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=193263"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=193263"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=193263"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}