{"id":21885,"date":"2015-06-05T20:52:20","date_gmt":"2015-06-05T13:52:20","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/?p=21885"},"modified":"2015-06-05T20:52:20","modified_gmt":"2015-06-05T13:52:20","slug":"perhutani-parengan-bina-mental-masyarakat-desa-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/perhutani-parengan-bina-mental-masyarakat-desa-hutan\/","title":{"rendered":"Perhutani Parengan Bina Mental Masyarakat Desa Hutan"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_21888\" style=\"width: 310px\"  class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"http:\/\/perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/2015-6-4-Prg-Isromiraj-7.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-21888\" src=\"http:\/\/perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/06\/2015-6-4-Prg-Isromiraj-7-300x225.jpg\" alt=\"Dok.Kom-PHT\/Prg  @2015\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a><p class=\"wp-caption-text\">Dok.Kom-PHT\/Prg @2015<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PARENGAN, PERHUTANI<\/strong> (4\/6) | \u00a0Perhutani Parengan melakukan pembinaan mental masyarakat desa hutan melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) bersama karyawan dalam acara\u00a0\u00a0pengajian memperingati Isra\u2019 Miraj Nabi Muhammad SAW di Kantor Perhutani Parengan. Kamis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara dihadiri oleh \u00a053 orang masyarakat desa hutan melalui perwakilan LMDH \u00a0dan 200 orang karyawan Perhutani Parengan dengan menghadirkan ustadz ternama asal Bojonegoro, Kyai H. Anwar Zahid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Administratur Perhutani Parengan, Daniel B. Cahyono menyatakan bahwa pengajian ini selain untuk memperingati Isra\u2019 Miraj juga sebagai bekal mental spiritual bagi segenap karyawan. Daniel juga menyampaikan bahwa acara semacam ini merupakan bentuk kewajiban perusahaan dalam memfasilitasi pembinaan mental sumberdaya manusianya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu dalam tauziahnya, ustadz Anwar Zahid menekankan pentingnya manusia memahami bahwa segala perbuatan akan menimbulkan konsekuensi bagi diri sendiri. Karena itu diperlukan kesadaran untuk melakukan pertaubatan. Untuk itu ada empat hal yang harus dilakukan dalam hal pertaubatan. Yang pertama adalah melupakan perbuatan dosa, kemudian berhenti melakukannya, dan kemudian berjanji tidak akan lagi berbuat. Katiganya sejalan dengan konsep waktu, yaitu masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang. Adapaun yang keempat adalah melakukan mujahadah, yaitu memerangi nafsu yang ada di dalam diri sendiri. Ustadz Anwar Zahid juga menyampaikan betapa pentingnya setiap orang memiliki kemampuan untuk memaafkan dengan mengambil filosofi keluasan dan kedalaman \u2018segara\u2019 atau lautan.\u00a0(Kom-PHT\/Prg)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor : Dadang K Rizal<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Copyright \u00a92015<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PARENGAN, PERHUTANI (4\/6) | \u00a0Perhutani Parengan melakukan pembinaan mental masyarakat desa hutan melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) bersama karyawan dalam acara\u00a0\u00a0pengajian memperingati Isra\u2019 Miraj Nabi Muhammad SAW di Kantor Perhutani Parengan. Kamis. Acara dihadiri oleh \u00a053 orang masyarakat desa hutan melalui perwakilan LMDH \u00a0dan 200 orang karyawan Perhutani Parengan dengan menghadirkan ustadz ternama asal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":21888,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[763],"class_list":["post-21885","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-rimba","tag-kph-parengan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21885","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21885"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21885\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21885"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21885"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21885"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}