{"id":290710,"date":"2024-10-01T11:22:34","date_gmt":"2024-10-01T04:22:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=290710"},"modified":"2024-10-18T14:19:49","modified_gmt":"2024-10-18T07:19:49","slug":"pengabdian-perhutani-dan-mahasiswa-universitas-mataram-pada-masyarakat-sekitar-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/pengabdian-perhutani-dan-mahasiswa-universitas-mataram-pada-masyarakat-sekitar-hutan\/","title":{"rendered":"Pengabdian Perhutani dan Mahasiswa Universitas Mataram Pada Masyarakat Sekitar Hutan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (01\/10\/2024) | Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat bersama Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) dan LMDH Bhakti Rimba melakukan pelatihan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint pada Masyarakat disekitar hutan di Dusun Jatipasir, pada Senin 01\/10.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengabdian Masyarakat disekitar hutan ini mengambil tema <em>zero waste<\/em> dengan kegiatan berupa pembuatan totebag dengan teknik ecoprint, dimana tujuan untuk mengurangi kantong plastik saat berbelanja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Totebag Ecoprint adalah seni mencetak motif alami pada permukaan kain dengan menggunakan bahan-bahan organik dan ekologis yang dihiasi dengan corak cantik yang dihasilkan dari daun, bunga, dan bahan-bahan alami lainnya, Selain sebagai karya seni, totebag ini juga berfungsi sebagai tas yang praktis dan ramah lingkungan untuk digunakan sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mewakili Administratur\/KKPH Banyuwangi Barat, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Kalibarumanis, Eko Riwayanto mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Perhutani bersama dengan Unram kepada masyarakat di sekitar hutan dalam rangka pembuatan alat yang bermanfaat untuk masyarakat yang ramah lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPembuatan totebag ecoprint adalah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat di sekitar hutan terhadap pengurangan sampah plastik, kegiatan ini juga sebagai bukti sinergitas Perhutani dengan LMDH dengan melibatkan kaum millenial terutama civitas akademika mahasiswa Unram,\u201d terang Eko.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tasya Mahasiswi Universitas Mataram mengatakan, kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yang menjadi target adalah ibu ibu karena pasti belanja di pasar menggunakan kantong plastik dan juga anak muda untuk bisa membentuk karakter yang jadi pribadi yang bersih sejak dini. \u201cKegiatan kami sangat berjalan lancar dengan peserta sekitar 30 an orang dan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan kami,\u201d ujar Tasya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerimakasih kepada Perhutani dan LMDH yang telah bersedia mendampingi dan mendukung kegiatan kami selama di Kalibaru, kami ingin berperan aktif dalam kegiatan kehutanan dan pengabdian masyarakat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua LMDH Bhakti Rimba, Sugiyanto menyambut baik dengan kegiatan Mahasiswa Unram yang memberikan pelatihan kepada masyarakat dan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. \u201cPerhutani dengan LMDH sudah sepakat untuk melakukan pengelolaan hutan secara Lestari (PHL), kegiatan bersama ini salah satu bukti bahwa kita semua peduli akan kelestarian hutan dengan membuat alat yang ramah lingkungan,\u201d ujarnya (Kom-PHT\/Bwb\/Eko)<\/p>\n<p>Editor:Lra<br \/>\nCopyright\u00a92024<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI BARAT, PERHUTANI (01\/10\/2024) | Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat bersama Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) dan LMDH Bhakti Rimba melakukan pelatihan pembuatan totebag dengan teknik ecoprint pada Masyarakat disekitar hutan di Dusun Jatipasir, pada Senin 01\/10. Pengabdian Masyarakat disekitar hutan ini mengambil tema zero waste dengan kegiatan berupa pembuatan totebag dengan teknik ecoprint, dimana tujuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":290711,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"Pengabdian Perhutani dan Mahasiswa Universitas Mataram Pada Masyarakat Sekitar Hutan","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-290710","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-rimba"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Copyright-38.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290710","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=290710"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290710\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":292268,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/290710\/revisions\/292268"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/290711"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=290710"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=290710"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=290710"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}