{"id":30587,"date":"2015-12-21T11:13:15","date_gmt":"2015-12-21T04:13:15","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/?p=30587"},"modified":"2015-12-21T11:13:15","modified_gmt":"2015-12-21T04:13:15","slug":"curug-dengdeng-tasikmalaya-dikelola-warga-cikawunggading","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/curug-dengdeng-tasikmalaya-dikelola-warga-cikawunggading\/","title":{"rendered":"Curug Dengdeng Tasikmalaya Dikelola Warga Cikawunggading"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/perhutani.co.id\/2015\/12\/curug-dengdeng-tasikmalaya-dikelola-warga-cikawunggading\/poto-web-perhutani-tasik-dan-lmdh-kembangkan-curug-dengdeng\/\" rel=\"attachment wp-att-30596\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-thumbnail wp-image-30596\" src=\"http:\/\/perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2015\/12\/POTO-web-PERHUTANI-TASIK-DAN-LMDH-KEMBANGKAN-CURUG-DENGDENG-150x150.jpg\" alt=\"POTO web PERHUTANI TASIK DAN LMDH KEMBANGKAN CURUG DENGDENG\" width=\"150\" height=\"150\" \/><\/a>TASIKMALAYA, PERHUTANI (21\/12\/15) | Perum Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya melakukan\u00a0kerjasama pengelolaan obyek wisata Curug Dengdeng di Petak hutan 55a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karangnunggal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangnunggal, dengan penandatanganan perjanjian oleh \u00a0Administratur Perhutani Tasikmalaya Henry Gunawan mewakili Perum Perhutani dengan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kertajati Dede Suhendar mewakili kelompok masyarakat, dengan disaksikan ketua kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) Desa Cikawungading Rahmat, di Tasikmalaya, Senin (21\/12\/2015).<br \/>\nPerjanjian kerjasama bernomor PKS\/03\/059.9\/PKS\/PSDH\/TSM\/Divre dan 01\/LMDH\/Ckm Ading\/Cipatujah \/Tsm tersebut memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak untuk bersama-sama bersinergi memanfaatkan obyek wana wisata tersebut.<br \/>\nAdministratur Perhutani Tasikmalaya Henry Gunawan mengatakan tujuan kerjasama pengembangan wana wisata Curug Dengdeng ini untuk menggali potensi sumberdaya alam berupa wisata, dan optimalisasi hutan dan manfaat kawasan hutan yang bernilai ekonomis, ekologis dan sosial, sehingga saling menguntungkan semua pihak. Hal ini juga mendukung dengan adanya UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa dengan memberikan peran yang sangat besar bagi pengembangan usaha dan perekonomian desa.<br \/>\nSecara Administratif Wana Wisata Curug Dengdeng Masuk Desa Cikawungading, Kec. Cipatujah. Kab. Tasikmalaya. Berkembangnya wana wisata Curug Dengdeng diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat desa setempat, sekaligus masyarakat turut menjaga dan melestarikan kawasan hutan dalam sistem Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM).<br \/>\nKetua LMDH Kertajati Dede Suhendar merasakan manfaat langsung kerjasama dengan Perum Perhutani selama ini.<br \/>\nSelain pengelolaannya lebih jelas, diharapkan sama-sama dapat menguntungkan semua pihak. \u00a0Lokasi Curug Dendeng dapat dijadikan tujuan wisata alternatif. Pengembangan kekhasan daya tariknya seperti, wisata perahu, wisata mobil offroad, body rafting , jetski, banana boats, wisata kayak dan wisata kuliner khas daerah.\u00a0(Kom-PHT\/Tsk\/Asep Jb)<br \/>\nEditor: soe<br \/>\ncopyrigh\u00a92015<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TASIKMALAYA, PERHUTANI (21\/12\/15) | Perum Perhutani melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya melakukan\u00a0kerjasama pengelolaan obyek wisata Curug Dengdeng di Petak hutan 55a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Karangnunggal, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangnunggal, dengan penandatanganan perjanjian oleh \u00a0Administratur Perhutani Tasikmalaya Henry Gunawan mewakili Perum Perhutani dengan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kertajati Dede Suhendar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[15],"tags":[1511,1430],"class_list":["post-30587","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-suara-rimba","tag-perumperhutani-suararimba","tag-suararimba-tasikmalaya"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30587"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30587\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}