{"id":307765,"date":"2025-04-14T10:35:02","date_gmt":"2025-04-14T03:35:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=307765"},"modified":"2025-04-15T06:17:14","modified_gmt":"2025-04-14T23:17:14","slug":"bahas-ketahanan-pangan-anggota-dpr-ri-yoyok-riyo-sudibyo-bersama-perhutani-beri-sosialisasi-kepada-petani-dan-masyarakat-di-subah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/bahas-ketahanan-pangan-anggota-dpr-ri-yoyok-riyo-sudibyo-bersama-perhutani-beri-sosialisasi-kepada-petani-dan-masyarakat-di-subah\/","title":{"rendered":"Bahas Ketahanan Pangan, DPR RI Bersama Perhutani Beri Sosialisasi Kepada Petani dan Masyarakat di Subah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">KENDAL, PERHUTANI (14\/04\/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal berkolaborasi dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Yoyok Riyo Sudibyo memberi penyuluhan kepada petani hutan dan masyarakat tentang ketahanan pangan guna mendukung asta cita Presiden RI di wilayah Subah Batang Jawa Tengah, Sabtu (12\/04).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi VII, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Subah, Kepala Desa Kalimanggis, seluruh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) wilayah Subah, Perangkat Desa Kemiri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kalimanggis, petani hutan, dan masyarakat sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Administratur KPH Kendal, Muhadi melalui Kepala BKPH Subah, Budi Karyanto mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut. \u201cBersama Anggota Dewan RI, Perhutani mendukung kesuksesan asta cita Presiden tentang ketahanan pangan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Budi menjelaskan salah satu cara Perhutani mendukung ketahanan pangan yaitu dengan sistem agroforestry atau pemanfaatan lahan untuk tanam palawija\/ tanaman musiman lainnya yang ditanam diantara tanaman pokok kehutanan oleh para pesanggem\/ petani sekitar hutan. \u201cTanaman palawija yang paling umum atau digemari pesanggem yaitu komoditas jagung karena cukup mudah perawatanya dan juga harga yang stabil,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan yang sama, Yoyok sebagai anggota DPR RI meminta pendapat dan aspirasi petani dan masyarakat yang hadir. \u201c Harga hasil panen selalu menjadi salah satu problematika di kalangan petani, saat panen raya stok barang menjadi banyak dan harga menurun,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mewakili DPR RI berkomitmen akan berusaha menjaga stabilitas harga hasil panen sehingga petani tidak sampai mengalami kerugian. \u201cDi sisi lain, UMKM di masyarakat juga perlu mendapat dukungan dari Pemerintah baik dari segi modal ataupun pemasaranya karena tanpa pengetahuan dalam bidang pemasaran juga dapat menghambat kemajuan usaha,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu petani hutan dan masyarakat untuk memajukan usahanya baik di bidang pertanian ataupun UMKM. (Kom-PHT\/Knd\/Bkt)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor: Tri<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Copyright \u00a9 2025<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KENDAL, PERHUTANI (14\/04\/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal berkolaborasi dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Yoyok Riyo Sudibyo memberi penyuluhan kepada petani hutan dan masyarakat tentang ketahanan pangan guna mendukung asta cita Presiden RI di wilayah Subah Batang Jawa Tengah, Sabtu (12\/04). Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi VII, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":307766,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"Bahas Ketahanan Pangan, DPR RI Bersama Perhutani Beri Sosialisasi Kepada Petani dan Masyarakat di Subah","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[15],"tags":[1587,45,2692,19],"class_list":["post-307765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-rimba","tag-kphkendal","tag-suararimba","tag-divisiregionaljawatengah","tag-perhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Foto-SR-Bahas-Ketahanan-Pangan-Aggota-DPR-RI-Yoyok-Riyo-Sudibyo-Bersama-Perhutani-Beri-Sosialisasi-Kepada-Petani-dan-Masyarakat.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=307765"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":307840,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307765\/revisions\/307840"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/307766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=307765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=307765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=307765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}