{"id":31511,"date":"2015-10-01T21:36:40","date_gmt":"2015-10-01T14:36:40","guid":{"rendered":"http:\/\/perhutani.co.id\/?p=31511"},"modified":"2015-10-01T21:36:40","modified_gmt":"2015-10-01T14:36:40","slug":"pulomerah-wisata-surfing-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/pulomerah-wisata-surfing-dunia\/","title":{"rendered":"Pulomerah Banyuwangi Selatan  Wisata Surfing Dunia"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_31513\" style=\"width: 310px\"  class=\"wp-caption alignleft\"><a href=\"http:\/\/perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/2015-9-26-BWS-Surfing-Internasional-di-Pulomerah.jpg\" rel=\"attachment wp-att-31513\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-31513 size-medium\" src=\"http:\/\/perhutani.co.id\/wp-content\/uploads\/2016\/01\/2015-9-26-BWS-Surfing-Internasional-di-Pulomerah-300x225.jpg\" alt=\"2015-9-26-BWS-Surfing Internasional di Pulomerah\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/a><p class=\"wp-caption-text\">Dok.Kom-PHT\/Humas Bws<\/p><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">BANYUWANGI SELATAN, \u00a0PERHUTANI (1\/10) \u00a0 | Pembukaan Banyuwangi Internasional Surfing Competition (BISC) tahun 2015 di pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi masuk kawasan hutan petak 70n dan 75m KPH Banyuwangi Selatan berlangsung meriah pada Jum\u2019at kemarin (25\/9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBupati Banyuwangi, \u00a0Abudullah Azwar Anas bersama, Direktur Komersial Kayu dan Non Kayu\u00a0 Direksi Perhutani, Agus Setyaprassawa dan \u00a0Forpimda Kab. Banyuwangi menandai pembukaan ajang kompetisi surfing berlevel dunia itu dengan menyerahkan papan surfing kepada perwakilan peserta surfing. Sebelum acara pembukaan Bupati Banyuwangi beserta n undangan disuguhi dengan tarian kas Banyuwangi Jejer Gandrung dilanjutkan dengan pemberian santunan anak yatim oleh Bupati Banyuwangi, Dirkom Perhutani dan Forpimda Banyuwangi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas \u00a0mengatakan bahwa akan terus melakukan pengembangan lokasi wisata Pulomerah dan lainnya, seperti Pulau Tabuhan, pantai Mustika dan lainnya. Pengembangan itu dilakukan dengan berwawasan alam dan lingkungan. \u201cBiarlah masyarakat menikmati pantai dengan pohon-pohon yang tetap hjau,\u201d ujar Anas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nBupati juga berharap Perhutani tetap bersinergi dalam melakukan pengembangan dengan mengutamakan pembangunan food court dan resort dengan mengutamakan wawasan lingkungan berbahan baku alam seperti kayu dan bamboo. Resort dari bangunan yang aman(bambu) pembangunan toilet dan food court ini cukup mendesak, ujarnya. Untuk pengelolaan wisata pulomerah, bupati minta mencontoh pengelolaan Pantai Boom, yang selama tiga tahun ini berubah sangat baik, ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pelaksanaan Banyuwangi Internasional Surfing Competition (BISC) tahun 2015 di pantai Pulau Merah ini pesertanya lebih banyak dibandingkan tahun lalu, untuk tahun ini diikuti oleh ratusan peserta dari 16 negara yang digeber mulai tanggal 25 hingga 27 September 2015. (Kom-PHT\/Bws\/Didik Nurcahyo).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANYUWANGI SELATAN, \u00a0PERHUTANI (1\/10) \u00a0 | Pembukaan Banyuwangi Internasional Surfing Competition (BISC) tahun 2015 di pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi masuk kawasan hutan petak 70n dan 75m KPH Banyuwangi Selatan berlangsung meriah pada Jum\u2019at kemarin (25\/9). Bupati Banyuwangi, \u00a0Abudullah Azwar Anas bersama, Direktur Komersial Kayu dan Non Kayu\u00a0 Direksi Perhutani, Agus Setyaprassawa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[15],"tags":[61],"class_list":["post-31511","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-suara-rimba","tag-kph-banyuwangi-selatan"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31511"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31511\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}