{"id":366613,"date":"2026-03-30T10:02:35","date_gmt":"2026-03-30T03:02:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=366613"},"modified":"2026-04-02T10:06:01","modified_gmt":"2026-04-02T03:06:01","slug":"ajak-tanam-pohon-serentak-bupati-situbondo-minta-hadiah-ulang-tahun-diganti-bibit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/ajak-tanam-pohon-serentak-bupati-situbondo-minta-hadiah-ulang-tahun-diganti-bibit\/","title":{"rendered":"Ajak Tanam Pohon Serentak, Bupati Situbondo Minta Hadiah Ulang Tahun Diganti Bibit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">TRIBUNNEWS.COM (30\/03\/2026) | Pemkab Situbondo mendorong aksi penanaman pohon secara serentak pada 20 April 2026, mitigasi bencana banjir yang sebelumnya melanda wilayah Kecamatan Besuki dan Banyuglugur. Bahkan Bupati Rio meminta hadiah ulang tahun diganti dengan bibit pohon, yang nantinya akan ditanam bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rencana tersebut disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat menghadiri acara halalbihalal bersama para pengusaha di Pendopo Rakyat Situbondo, Senin (30\/3\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kegiatan penanaman pohon akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Bumi dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perusahaan, hingga masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemuanya kita ajak untuk menanam pohon di wilayah Jatibanteng,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Libatkan Masyarakat<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam program tersebut, pemerintah daerah tidak hanya mengajak instansi pemerintah dan kalangan dunia usaha, tetapi juga berbagai elemen masyarakat lainnya untuk berpartisipasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati yang akrab disapa Mas Rio itu bahkan menyebut pihaknya akan mengajak pekerja hiburan seperti pemandu lagu untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat mitigasi bencana di wilayah Situbondo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mas Rio menjelaskan, berdasarkan pemantauan di lapangan selama bulan Ramadan hingga setelah terjadinya banjir, kondisi hutan di sejumlah wilayah hulu dinilai sudah banyak mengalami kerusakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat kami pantau, memang banyak hutan yang gundul dan ditanami jagung. Saya kira itu salah satu faktornya,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, ia menyebut ada sejumlah faktor lain yang diduga turut memengaruhi terjadinya banjir, seperti aktivitas pertambangan maupun pembangunan infrastruktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, pemerintah daerah menilai langkah paling penting saat ini adalah memperbaiki kondisi hulu melalui penanaman pohon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cYang paling nampak hulunya yang akan kita sumbat. Ini bukan untuk hari ini saja, tetapi untuk masa depan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Ulang Tahun Hadiah Pohon<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan tersebut, Mas Rio juga menyampaikan pada momen ulang tahunnya ia menolak pemberian hadiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai gantinya, ia meminta masyarakat atau pihak yang ingin memberi hadiah untuk memberikan bibit pohon yang nantinya akan ditanam bersama saat peringatan Hari Bumi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau mau memberi hadiah, beri saja pohon. Nanti di Hari Bumi kita tanam bersama,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menyambut baik rencana penanaman pohon yang diinisiasi pemerintah daerah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, program tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kelestarian kawasan hutan di wilayah Situbondo dan Bondowoso.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyebut total luas kawasan hutan yang dikelola Perhutani di wilayah tersebut mencapai sekitar 30 ribu hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun dari jumlah tersebut, sekitar 17 ribu hektare di antaranya telah dikuasai masyarakat dan masuk dalam skema Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKondisi ini membuat sebagian lahan hutan dimanfaatkan masyarakat dan banyak pohon yang ditebang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Munir mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan menghentikan aktivitas perusakan atau penebangan tanpa izin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMari hutan kita lestarikan dengan menanam pohon dan tidak ada lagi penebangan tanpa izin,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : <a href=\"https:\/\/jatim-timur.tribunnews.com\/kabupaten-situbondo\/36753\/ajak-tanam-pohon-serentak-bupati-situbondo-minta-hadiah-ulang-tahun-diganti-bibit?page=all#goog_rewarded\">tribunnews.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TRIBUNNEWS.COM (30\/03\/2026) | Pemkab Situbondo mendorong aksi penanaman pohon secara serentak pada 20 April 2026, mitigasi bencana banjir yang sebelumnya melanda wilayah Kecamatan Besuki dan Banyuglugur. Bahkan Bupati Rio meminta hadiah ulang tahun diganti dengan bibit pohon, yang nantinya akan ditanam bersama. Rencana tersebut disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat menghadiri acara halalbihalal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":131,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"Ajak Tanam Pohon Serentak, Bupati Situbondo Minta Hadiah Ulang Tahun Diganti Bibit","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[32,19,20,21],"class_list":["post-366613","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-beritaperhutani","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/131"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=366613"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":366614,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366613\/revisions\/366614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=366613"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=366613"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=366613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}