{"id":366619,"date":"2026-03-31T10:11:02","date_gmt":"2026-03-31T03:11:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/?p=366619"},"modified":"2026-04-02T10:15:09","modified_gmt":"2026-04-02T03:15:09","slug":"hari-jadi-ke-65-perhutani-di-kph-balapulang-didorong-lebih-adaptif-dan-inovatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/hari-jadi-ke-65-perhutani-di-kph-balapulang-didorong-lebih-adaptif-dan-inovatif\/","title":{"rendered":"Hari Jadi ke-65 Perhutani di KPH Balapulang, Didorong Lebih Adaptif dan Inovatif"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">PIKIRAN-RAKYAT.COM (31\/03\/2026) | Suasana khidmat mewarnai peringatan Hari Jadi ke-65 Perum Perhutani yang digelar di Aula Wana Krida, Kantor KPH Balapulang, Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran karyawan KPH Balapulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengusung tagline \u201cLestari Untuk Negeri\u201d, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan di Pulau Jawa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Perhutani Diminta Lebih Adaptif <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Administratur\/KKPH Balapulang Perum Perhutani KPH Balapulang Angkat Wijanto menegaskan, di usia ke-65 tahun, Perhutani dituntut semakin adaptif, profesional, dan inovatif dalam menghadapi tantangan pengelolaan hutan modern.<\/p>\n<p>Ia menekankan bahwa prinsip keberlanjutan harus tetap menjadi fondasi utama, sejalan dengan tema \u201cLestari Untuk Negeri\u201d yang mencerminkan komitmen menjaga kelestarian hutan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Refleksi Sejarah Pengelolaan Hutan <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam sambutannya, Angkat Wijanto juga menyinggung perjalanan panjang pengelolaan hutan di Pulau Jawa yang telah melalui berbagai fase, mulai dari era kolonial yang berorientasi eksploitasi hingga masa pasca kemerdekaan yang lebih menekankan pada kesejahteraan rakyat dan kelestarian lingkungan.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, Perhutani resmi berdiri pada 29 Maret 1961 sebagai badan usaha yang diberi mandat mengelola hutan negara di Pulau Jawa dan Madura, dan terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.<\/p>\n<p><strong>Santunan Anak Yatim Warnai Peringatan <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-65 juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian insan Perhutani terhadap lingkungan sosial sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, acara juga diisi dengan sesi dokumentasi kebersamaan serta penayangan foto kegiatan yang menggambarkan solidaritas dan dedikasi seluruh pegawai.<\/p>\n<p><strong>Perkuat Sinergi Jaga Hutan <\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Angkat Wijanto berharap seluruh jajaran KPH Balapulang terus memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menjaga hutan sebagai aset bangsa demi keberlanjutan generasi mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini turut dihadiri wakil Administratur, para kepala seksi, KSS, Asper\/KBKPH, penguji, KRPH, staf, hingga tenaga lapangan (mandor) di lingkungan KPH Balapulang.***<\/p>\n<p>Sumber : <a href=\"https:\/\/kabartegal.pikiran-rakyat.com\/kabar-tegal\/pr-9310111673\/hari-jadi-ke-65-perhutani-di-kph-balapulang-didorong-lebih-adaptif-dan-inovatif\">pikiran-rakyat.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PIKIRAN-RAKYAT.COM (31\/03\/2026) | Suasana khidmat mewarnai peringatan Hari Jadi ke-65 Perum Perhutani yang digelar di Aula Wana Krida, Kantor KPH Balapulang, Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti seluruh jajaran karyawan KPH Balapulang. Mengusung tagline \u201cLestari Untuk Negeri\u201d, peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":131,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"Hari Jadi ke-65 Perhutani di KPH Balapulang, Didorong Lebih Adaptif dan Inovatif","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[13],"tags":[32,19,20,21],"class_list":["post-366619","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-publikasi-media","tag-beritaperhutani","tag-perhutani","tag-perum-perhutani","tag-perumperhutani"],"acf":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/131"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=366619"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":366620,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/366619\/revisions\/366620"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=366619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=366619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.perhutani.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=366619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}